Pamit BAB Ke Ibunya, Balita Tewas Di Sungai

1
Jenazah Firman Siregar, 5, disemayamkan si rumah neneknya di Desa Sianggunan, Kec. Batangtoru. (Waspada/Ist)
Jenazah Firman Siregar, 5, disemayamkan si rumah neneknya di Desa Sianggunan, Kec. Batangtoru. (Waspada/Ist)

TAPSEL (Waspada): Firman Siregar, 5, warga Desa Panobasan Lombang, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapanuli Selatan, ditemukan tewas setelah beberapa jam sebelumnya dinyatakan hanyut di sungai dekat rumahnya, Minggu (10/2) malam.

Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib yang dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Iptu Alpian Sitepu, Senin (11/2), membenarkan kejadian tersebut.

Diceritakannya, pada Minggu (10/2) sekira pukul 17:30, korban pamit ke ibunya Dewi Nasution untuk buang air besar (BAB) ke sungai yang berjarak sekira 10 meter dari rumah mereka.

Setelah diizinkan, Firman ditemani adiknya David Siregar yang masih berusia 3 tahun pergi menuju sungai. Malangnya, saat hendak BAB itu korban terpeleset dan hanyut diseret derasnya air.

David yang berada di sekitar lokasi tak bisa menolong abangnya yang hanyut digulung dan diseret derasnya air. Dia bergegas menuju rumah dan melaporkan kejadian itu ke ibunya.

Dewi Nasution berteriak histeris, dan sembari minta tolong berlari menuju sungai. Warga berdatangan dan membantu mencari Firman.

Pencarian berlangsung hingga beberapa jam dengan kondisi gelap dan turun hujan. Sekira pukul 22:30, warga bernama Zainal Abidin menemukan korban dalam kondisi tewas dan tubuh penuh luka.

Selanjutnya jenazah Firman dibawa untuk dimakamkan di kampung ayahnya Muhammad Binko Siregar di Desa Sianggunan, Kec. Batangtoru. “Korban dimakamkan di kampung ayahnya,” kata Iptu Alpian Sitepu. (a27/C)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here