Pencairan PIP Dipermudah

1

DEPOK (Waspada): Peningkatan Akses Pendidikan bagi masyarakat dari keluarga tidak mampu merupakan salah satu kunci jawaban untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar, dan Indonesia Sehat untuk Membangun Keluarga Produktif, untuk membangun keluarga produktif salah satunya adalah melalui program PIP. 

“Melalui program ini diharapkan pendidikan yang merata akan segera terwujud,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy saat membuka pameran Pendidikan dan Kebudayaan di acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (12/2).

Sesuai capaian 4 tahun kinerja Kemendikbud dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bantuan PIP dimulai sejak tahun 2014 dengan jumlah dana yang disalurkan sebesar Rp4.322.559.975.000. Hingga bulan Desember 2018 dana PIP yang telah disalurkan sebesar Rp42.837.024.725.000.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud, Ari Santoso, disela penyelenggaraan RNPK 2019, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya untuk mempermudah pencairan dana manfaat PIP agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam mencairkannya. Untuk itu, Kemendikbud telah mengembangkan layanan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Siswa tidak lagi harus antre di teller bank, tetapi mereka dapat dengan mudah mengambil dana PIP dengan menggunakan KIP di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terdekat milik bank penyalur yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud,” kata Ari.

Sementara itu, Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan apresiasi terhadap Program Indonesia Pintar (PIP) yang digagas Pemerintah untuk membantu anak-anak usia 6 sampai 21 tahun dari keluarga miskin dan rentan miskin, serta dari panti asuhan untuk membantu memenuhi kebutuhan guna mendukung keberlanjutan pendidikannya.

“Program Indonesia Pintar sangat bagus. Kami berterima kasih kepada Pemerintah atas dukungannya terhadap siswa dari keluarga tidak mampu sehingga dapat melanjutkan pendidikannya,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Suhartini, saat dihubungi di tengah RNPK.

Perwujudan pendidikan yang merata khususnya dalam menjangkau anak-anak dari keluarga-keluarga tidak mampu di Kota Mataram terus diupayakan dengan mengimplementasikan Program Indonesia Pintar. Suhartini mengemukakan, saat ini di Kota Mataram dana manfaat PIP sudah disalurkan kepada 17.078 siswa SD dan 20.977 siswa SMP. (dianw/B)

Mendikbud Muhadjir Effendy usai membuka pameran Rembuknas Pendidikan dan Kebudayaan di Sawangan, Senin (12/2) malam.(dianw/C

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here