Pengemudi Grab Demo Ke Kantor Gubsu

0
Ratusan Pengemudi taksi online mitra Grab Car yang tergabung dalam Persatuan Mitra Individu Transportasi Online (Permit Online) berunjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumut di Jl. Diponegoro Medan, Senin (11/2). Waspada/Rizky Rayanda/C
Ratusan Pengemudi taksi online mitra Grab Car yang tergabung dalam Persatuan Mitra Individu Transportasi Online (Permit Online) berunjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumut di Jl. Diponegoro Medan, Senin (11/2). Waspada/Rizky Rayanda/C

MEDAN (Waspada) : Ratusan pengemudi tranportasi online Grab Car, melakukan unjukrasa di depan Kantor Gubsu,  Senin (11/2). Mereka meminta  Gubsu Edy Rahmayadi, segera menutup PT. Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI), yang selama ini dinilai memberatkan para pengemudi Grab Car tersebut.

“Kami minta kepada Bapak  Edy Rahmayadi, selaku Gubernur Sumut untuk segera menutup PT TPI,” ucap koordinator aksi Rahmat Cristian.  Dia  mengatakan,  selama ini PT. Grab telah melakukan kerjasama dengan PT. TPI.

Tapi kerjasama itu  sangat merugikan para drive rtersebut. Lantaran, kerjasama tersebut dilakukan secara tidak transparan, hanya menguntungkan pihak PT Grab dan membebankan pada driver. “Alasannya PT Grab telah melakukan monopoli usaha dan persaingan usaha secara tidak sehat, dan melanggar UU nomor 5 tahun 1999,”katanya.

Rahmat juga menyampaikan, dengan dilakukannya kerjasama tersebut, banyak para driver Grab Car tidak lagi rutin mendapatkan orderan dari pemesan jasa angkutan itu. Pasalnya,  PT Grab telah memberikan orderan (pemesan) kepada PT TPI. “Mendeskriditkan mitra-mitra individu yang dulunya telah berjuang dan susah payahnya dijalan.  Padahal kami juga melakukan promosi terhadap transportasi online, tapi justru kami yang tidak mendapatkan orderan,” katanya.

Seorang driver bernama Ozi yang ikut demo bersama rekan-rekannya mengatakan,  selama ini setelah dilakukanya kerjasama antar PT TPI dan PT Grab, dia sulit mendapatkan pesanan antar jemput penumpang itu.

“Kerjasama mereka membebankan kami bang, banyak kami mengeluh mengenai orderan, sepi selalu. Kalau begini terus bisa makan apa keluarga kami,” katanya. Ozi tidak mengetahui secara pasti kapan kerjasama ini dilakukan dan disosialisasikan kepada para driver Grab Car.

“Kami gak tahu kapan ini berlangsung bang, yang jelas tiba-tiba sudah ada kerjasama antar mereka,” ucapnya.  Dia meminta pemerintah berlaku adil, dan melihat kondisi dari para driver yang selama ini sudah kesulitan mendapatkan orderan. ”Kita minta Gubsu Edy Rahmayadi  bertindak dalam hal ini, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” katanya.

Setelah beberapa saat mereka berorasi, sejumlah perwakilan mereka diterima Gubsu Edy Rahmayadi di ruang wartawan Kantor Gubsu.Gubsu yang didampingi Staf Ahli Elisa Marbundan Nauval Mahyar memerintahkan dua stafnya itu untuk memanggil pihak terkait seperti PT TPI, PT Grab, Dishub,Satlantas dan pihak terkait lainnya. (m28/J)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here