Iswami Kokohkan Persaudaraan, Gandeng Milenial

1
Presiden Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (Iswami) Asro Kamal Rokan (kedua kiri) memberikan cinderamata kepada tokoh pers Malaysia Tan Sri Johan Jaaffar dengan didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang dan Penasehat Media Kumpulan Karangkraf Datuk Jalil Ali dalam acara Memperkasa Generasi Milenial Serumpun di Putra Jaya, Malaysia, pada Selasa (12/2). Iswami

PUTRA JAYA, Malaysia (Waspada): Dalam rangka memperkokoh persaudaraan, sejumlah wartawan Indonesia menghadiri Program Bicara Eksekutif atas undangan Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (Iswami) di Putra Jaya, Malaysia, pada Selasa (12/2).

Dalam acara yang digelar pukul 20.00 waktu setempat, Presiden Iswami Asro Kamal Rokan menekankan pentingnya menjaga erat hubungan antarnegara tetangga, khususnya profesi jurnalis. Dalam acara yang dihadiri 22 wartawan asal Indonesia dan sejumlah tokoh pers Malaysia tersebut, Asro mengingatkan bahwa Indonesia-Malaysia memiliki hubungan emosional yang sangat dalam. Hal ini ia contohkan dengan kehidupan masa kecilnya di Sumatera. Ia kala itu lebih akrab dengan siaran televisi dan radio asal Malaysia dibandingkan stasiun lokal.

Lebih lanjut, mantan Pemimpin Umum LKBN Antara ini mengajak segenap anggota Iswami mempertahankan hubungan dengan kaum milenial. Hal senada diamini oleh Tokoh pers Malaysia Tan Sri Johan Jaaffar. Dalam paparannya di acara bertajuk Memperkasa Generasi Milenial Serumpun kali ini, ia ingin memperkokoh hubungan dengan para milenial yang notabene merupakan generasi penerus bangsa.

“Saya berusaha memahami para milenial dengan latar belakang usia. Saat ini dapat dikatakan, sumber informasi sangat luas dan tidak terbatas. Di situlah milenial mengambil peran penting, karena golongan kami ini ibaratnya dinosaurus di zaman modern,” ujarnya, menggarisbawahi peran vital keakraban milenial dan media sosial (medsos).

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya bertanggung jawab dalam menggunakan medsos yang erat kaitannya dengan kemunculan berita palsu (hoax). “(Partai) Pakatan Harapan telah memberikan harapan baru dalam kebebasan pers Malaysia. Maka, kita harus bijak dalam menggunakannya,” tegasnya mengingatkan peran partai Perdana Menteri Mahathir Mohamad bagi perkembangan pers ‘Negeri Jiran’.

Program Bicara Eksekutif yang diprakarsai Iswami tahun ini berlangsung dari 12 -14 Februari. Delegasi wartawan dari Indonesia dijadwalkan mengadakan lawatan ke Depoh Tahanan Imigresen Bukit Jalil, Pejabat Setiausaha Kerajaan Negeri Melaka, serta sejumlah tempat menarik lainnya.

Rombongan wartawan Indonesia setibanya di Kuala Lumpur pada Selasa disambut oleh Sekjen Iswami Malaysia Mohammad Nasir Yusoff dan Sekretaris Eksekutif Iswami Malaysia Sabaruddin Sabri.

Rombongan langsung bertolak menuju Studio TV Astro Awani di Bukit Kewangan, Kuala Lumpur. Di kantor Astro Awani, para jurnalis kedua negara saling bertukar pikiran dan berdiskusi tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga hubungan baik  kedua negara.

Iswami yang merupakan inisiatif golongan media di Malaysia-Indonesia dibentuk pada 2009. Ikatan setiakawan antarkedua negara ini bertujuan untuk merapatkan kesepahaman media sekaligus mengokohkan hubungan.

Melalui media, Iswami berupaya memberikan pemahaman ke masyarakat terhadap pentingnya hubungan dua negara serumpun. Berbagai isu perbatasan, kebudayaan, dan tenaga kerja, sering sekali menimbulkan riak hubungan kedua negara. (And)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here