Madrid Menikmati VAR

1
STRIKER Ajax Dusan Tadic (kanan), menempel kiper Thibaut Courtois saat bola sundulan Nicolas Tagliafico membobol gawang Real Madrid di Amsterdam, Rabu (Kamis WIB).(GiveMeSport)

AMSTERDAM (Waspada): Real Madrid menikmati penggunaan perdana VAR di Liga Champions, Rabu (Kamis WIB), ketika mengatasi Ajax Amsterdam 2-1 pada laga leg1 fase 16 besar.

Ajax belum pernah mengalahkan Madrid dalam 24 tahun terakhir. Mereka seperti akan melakukannya di Johan Cruyff Arena, ketika Nicolas Tagliafico mencetak gol dengan sundulanl menit 37 memanfaatkan kesalahan kiper Thibaut Courtois.

Namun wasit Damir Skomina menganulirnya pasca melihat VAR, karena striker Ajax Dusan Tadic sudah dalam posisi offside. Sesuai rule of the game FIFA, Tadic berupaya aktif mengganggu pergerakan kiper El Real.

“Saya telah mengatakan berkali-kali bahwa saya penggemar VAR yang hebat, karena itu akan membuat sepakbola lebih adil sedikit demi sedikit,” klaim kapten Madrid Sergio Ramos melalui Marca, Kamis (14/2).

“Kami tahu bagaimana cara menderita, membaca permainan, dan menciptakan ruang melawan mereka untuk memanfaatkan kecepatan kami. Kami mencapai hasil bagus dan mereka akan menderita di stadion kami,” tegas Ramos.

Selain terlihat offside, Tadic juga memasang badannya untuk menghalangi upaya Courtois meninju bola.

“Pria itu (Tagliafico ) menuju ke bola, saya ingin pergi dan menangkapnya. Tapi karena dia (Tadic), saya membuat gerakan cepat. Beruntung ada VAR, karena tidak ada yang akan melihatnya,” jelas Courtois.

Aturan menyebutkan, pemain bisa disebut offside tanpa menyentuh bola jika dia menghalangi lawan untuk terlibat dalam permainan atau sedang bermain.

“Kami tidak bisa menjangkau itu, karena tidak punya monitor. Kami patuh dengan apa yang dilakukan wasit pada pertandingan,” tutur Santiago Solari, entrenador Madrid asal Argentina.

“Kami tahu cara bermain bola. Kami bekerja keras ketika punya kesempatan untuk mencetak gol,” tambah Solari, seperti dikutip dari Football Espana, Kamis (14/2).

Juara bertahan Madrid kemudian tidak menunjukkan belas kasihan pada lawannya. Striker Karim Benzema membuka keunggulan Los Blancos menit 60.

Gol penyama kedudukan dari Hakim Ziyech menit 75, sempat menghidupkan kembali harapan Ajax. Tapi gol peman pengganti Marco Asensio menit 87, membuat pasukan Solari berada di atas angin menantap leg kedua di Santiago Bernabeu, 5 Maret mendatang.

Setelah peluit akhir laga berbunyi, banyak pemain Ajax yang mendatangi para wasit untuk memprotes keputusan menganulir gol pembuka mereka.
Gelandang Ajax Frenkie De Jong bahkan mengkritik penggunaan Video Assistant Referee (VAR), karena hanya akan menguntungkan klub-klub besar.

“Sebagai tim, kami telah tampil dengan baik. Sayang sekali, gol kami dianulir. Mungkin keputusan seperti itu dengan mudah akan didapat oleh klub besar,” sentil De Jong.

“Tapi kami berhasil melanjutkan dengan baik dan juga memiliki peluang setelahnya. Sayangnya semua itu tidak membuahkan hasil yang lebih baik,” ujarnya lagi melalui Goal.

Ajax hampir menyamakan kedudukan pada injury-time, sayangnya peluang emas Kasper Dolberg masih gagal membobol gawang Courtois. (m15/mrc/bbc)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here