Myanmar Kembali Tahan 23 Nelayan Aceh

1
KM TROYA GT 42 berbendera Indonesia milik Faisal Riza ditangkap dan diamankan pihak Angkatan Laut Myanmar di Kawthoung. Waspada/Ist
KM TROYA GT 42 berbendera Indonesia milik Faisal Riza ditangkap dan diamankan pihak Angkatan Laut Myanmar di Kawthoung. Waspada/Ist

IDI (Waspada): Myanmar menangkap KM Troya GT 42 dan menahan 23 awaknya nelayan asal Aceh Timur, setelah sebelumnya menahan KM Bintang Jasa II dengan 16 anak buah kapal (ABK).

Panglima Lhok Kuala Idi Razali dikonfirmasi Waspada,Rabu (13/2), membenarkan KM Troya milik pengusaha Aceh Timur, ditangkap ketika kepergok kapal Angkatan Laut Myanmar di perairan Myanmar Distrik Kawthoung, Myanmar,Rabu (6/2).

Sehari setelah didaratkan, kemudian 23 nelayan asal Aceh itu diserahkan kepihak kepolisian setempat. KM Troya berukuran 18,9 X 5,5 meter itu kabarnya berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur, Selasa (29/1).

Setelah beberapa hari beraktifitas di laut,KM Troya hilang kontak. Ternyata kapal dinahkodai Zulfadli ditangkap pihak keamanan laut Myanmar. Para ABK KM Troya dianggap melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Myanmar. “Awalnya hilang kontak, ternyata kemarin kita dapat kabar para nelayan ini telah ditangkap di Myanmar,” tutur Razali.

Pihaknya bersama instansi terkait kini telah mendata seluruh nama-nama ABK yang ditangkap pihak keamanan laut Myanmar. Laporan nama-nama nelayan tersebut seterusnya akan dikirim ke Panglima Laot Provinsi Aceh, untuk dilaporkan ke Gubernur Aceh, Kementerian Luar Negeri, Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon ,dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Sementara Kepala UPTDPPN-Idi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Ermansyah dikonfirmasi Waspada mengaku, pihaknya telah mendata 23 ABK, termasuk nahkoda KM Troya asal Idi, Aceh Timur, yang ditangkap pihak keamanan Myanmar di Kawthoung.

Ermansyah menyebutkan, para nelayan yang ditangkap dan kini ditahan di Myanmar, yakni Zulfadli (nahkoda), Fahkrurrazi (KKM), Abdi Syahputra, Junaidi, Muhammad, Warni Ramasyah, Syawaluddin, M. Nazar, Darani Syah, M. Acep, Abdullah, Agus Miranda, Mulyadi, M. Amin, Ardi Saputra, Fakhrul Rozi, Abdurrahman, Zulkarnaini, Idris, Feri Mataniari, Darwinsyah,Muhammad Yacob, dan Mahfud sebagai ABK.(b24/J)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here