Delapan Kecamatan Di Labura Berpotensi Rawan

0
KETUA KPU Labura Hariamsyah Simanjuntak di dampingi Kadis Kominfo Labura Drs Sugeng memberi pemaparan saat acara coffee morning di Gedung Media Centre kantor bupati. Waspada/Syahri Ilham Siahaan
KETUA KPU Labura Hariamsyah Simanjuntak di dampingi Kadis Kominfo Labura Drs Sugeng memberi pemaparan saat acara coffee morning di Gedung Media Centre kantor bupati. Waspada/Syahri Ilham Siahaan

AEKKANOPAN (Waspada): Delapan kecamatan di Kab. Labuhanbatu Utara (Labura) dianggap berada dalam zona berpotensi rawan. “Secara umum kerawanan yang dimaksud dalam pelaksanaan pemilu ini adalah berkaitan dengan kondisi geografis dan cuaca yang disinyalir akan sangat berpengaruh pada suksesnya pelaksanaan pemilu,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Labura, Heriamsyah Simanjuntak saat acara coffee morning dengan wartawan di Gedung Media Center Kantor Bupati Labura, Jumat (22/2).

Dia mengatakan terdapat beberapa kecamatan yang TPS (Tempat Pemungutan Suara)-nya dianggap paling rawan karena kondisi geografisnya sangat memprihatinkan pada waktu-waktu tertentu. Hal ini tentu akan menjadi kendala yang cukup menyulitkan dalam pendistribusian logistik pemilu.

“Seperti Kec. Kualuh Hilir dan Kualuh Leidong yang berada di pesisir pantai Labura. Dalam Daftar Inventarisir Masalah (DIM) yang dirilis KPUD, kedua kecamatan ini dinilai paling sulit diakses karena kondisi jalan yang becek dan rusak pada musim penghujan,” katanya.

Selain dua kecamatan itu, terdapat juga beberapa desa di kecamatan yang wilayahnya mencakup hingga ke kaki pegunungan Bukit Barisan. Dijelaskan, Kec. Kualuh Selatan dan Aek Natas berpotensi paling sulit dijangkau karena kondisi akses jalan yang cukup sulit. “Dengan dukungan seluruh pihak, saya optimis pemilu akan dapat terselenggara dengan baik,” sebut Hariamsyah. (csi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here