Pep Merasa Mulai Payah

1
mancity.com

LONDON (Waspada): Manajer Pep Guardiola (foto tengah), merasa mulai kepayahan mengatur agenda laga Manchester City yang kian padat jelang akhir musim kompetisi ini.
Setelah menjuarai Piala Liga Inggris, The City masih bertarung di tiga kompetisi yang lebih bergengsi, yakni Piala FA, Liga Premier dan Liga Champions.

“Biasanya cuma ada satu turnamen piala, tapi di sini (Inggris) ada dua. Ada lebih sedikit laga di negara lain,” beber mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.

“Di awal musim, ini jadi peluang memberikan waktu bermain buat semua pemain. Namun selanjutnya mulai payah,” ratap Pep, seperti dilansir Soccerway, Selasa (26/2).

Faktor kesulitan utama Pep adalah kelengkapan pemainnya. Bek Aymeric Laporte dan gelandang Fernandinho mengalami cedera saat Citizens mengatasi Chelsea (0-0, 4-3) pada final Piala Liga di Stadion Wembley, 24 Februari lalu.

Laporte dan Fernandinho menambah panjang daftar pesakitan Citizens yang sebelumnya sudah kehilangan striker Gabriel Jesus dan bek sentral John Stones.

Keempat pilar dimaksud pun masih diragukan dapat mentas saat The Eastlands menjamu West Ham United pada matchday 28 Liga Premier dinihari nanti mulai pkl 0300 WIB di Stadion Etihad, Manchester.

“Tapi saya percaya dengan para pemain kami. Saya akan mencari solusi untuk masalah ini,” tekad Pep.

Masalah itu sekaligus menjadi sumber kekhawatiran utama gelandang Kevin de Bruyne untuk membawa Manchester Biru meraih quadruple atau empat gelar juara di akhir musim nanti.

“Kami akan mencoba menang sebanyak yang kami bisa. Jika Anda berhasil meraihnya (quadruple), Anda akan dianggap sebagai salah satu tim terbaik sepanjang sejarah, karena tak ada yang mampu melakukannya,” tutur bintang asal Belgia itu.

“Tapi kami tak mengincarnya. Jika kami memenangi tiga gelar dan bermain di final Liga Champions, mungkin kita baru bisa membicarakannya. Tapi sebelum itu, tidak akan,” klaim De Bruyne. (m15/sw)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here