Gelombang Panas Terburuk Picu Kebakaran Di Australia

1
Sebuah pesawat pemadam api melintas di atas hutan sebelah tenggara Melbourne, Australia, yang terbakar akibat cuaca panas ekstrim di wilayah tersebut. 9 News
Sebuah pesawat pemadam api melintas di atas hutan sebelah tenggara Melbourne, Australia, yang terbakar akibat cuaca panas ekstrim di wilayah tersebut. 9 News

SYDNEY, Australia ( Waspada ) : Gelombang Panas terparah yang melanda Australia menimbulkan kebakaran besar di bagian selatan Australia Barat, Australia Selatan, Victoria, dan Tasmania selama akhir pekan.

Adapun kebakaran di Negara Bagian Victoria merupakan yang terparah, sehingga harus mengerahkan sekitar 2.000 petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Rekor cuaca panas di Australia memicu kebakaran lahan di 25 titik di Victoria hingga Minggu (3/3).

Rekor titik panas ini menjadi momen cuaca terpanas sepanjang tiga bulan pertama di 2019. “Terus terang saja ini sangat berbahaya, tidak hanya untuk masyarakat namun untuk petugas pemadam kebakaran,” ujar Komisaris Manajemen Darurat Victoria, Andrew Crisp.

Negara bagian Victoria sangat rentan dengan kebakaran karena daerah ini memiliki suhu yang cukup tinggi pada musim panas, dan semak eucalyptus yang mudah terbakar.

Masyarakat di daerah tersebut telah dievakuasi dan hingga saat ini belum ada laporan korban meninggal maupun luka-luka. Sambaran petir yang terjadi pada Jumat (1/3) memicu kemunculan titik api baru. Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa atau cedera, namun tiga rumah telah dihancurkan akibat kebakaran tersebut.

Jelang pergantian musim diperkirakan justru menjadi tantangan bagi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Dilaporkan Reuters, kebakaran kali ini dianggap yang terparah dibandingkan 2009 silam.

Saat itu kebakaran lahan akibat cuaca panas menghancurkan ribuan rumah di Victoria, menewaskan 173 orang, dan melukai 414 orang. Biro Meteorologi Australia mengatakan gelombang panas yang terjadi beberapa hari terakhir terhitung di atas ratarata.

Suhu panas kali ini merupakan rekor selama lebih dari satu abad terakhir. “Ini (cuaca panas) memecahkan rekor panas selama bulan Maret di empat negara bagian di sepanjang garis pantai selatan,” ucap ahli meteorologi Dean Narramore.

Selama empat hari terakhir, cuaca panas semakin parah hingga memicu kebakaran lahan di bagian selatan Australia Barat, Australia Selatan, Victoria, dan Tasmania. Suhu di Tasma-nia pada Sabtu (2/3) tercatat mencapai 39,1 derajat Celcius, atau terpanas dalam 131 tahun terakhir. (reuters/And)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here