Dampak Buang Sampah Ke Sungai Masyarakat ‘Konsumsi’ Plastik

1

BINJAI (Waspada): Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih sangat minim, sehingga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat itu sendiri. Kepala UPT Pengelolaan Sampah dan TPA Kota Binjai, H Simangunsong, saat ditemui di lokasi TPA Kel. Mencirim, Kec. Binjai Timur, Jumat (15/3), tidak menepis dampak buruk akibat dampak sampah plastik tersebut.

Dijelaskan H Simangunsong, sampah plastik yang dibuang masyarakat ke sungai akan berakhir di laut. Sehingga ekosistem laut akan terkontaminasi. “Sekarang sampah plastik di laut sangat memprihatinkan. Asal sampah plastik itu sudah jelas dari kita sendiri (masyarakat) yang membuang sampah ke sungai. Sampah plastik itu akhirnya termakan atau dimakan oleh ikan serta hewan laut lainnya. Kalau ikan yang tahan akan selamat, ikan yang tidak tahan akan mati,” jelasnya.

Kemudian, sebut H Simangunsong, ikan yang bertahan hidup pasca memakan plastik ditangkap oleh nelayan dan dipasarkan ke masyarakat. “Ikan ini sudah jelas mengandung plastik. Selanjutnya dikonsumsi oleh masyarakat. Artinya, plastik yang kita buang ke sungai secara tidak langsung akan kita konsumsi sendiri,” urainya.

“Apa yang saya sampaikan bukan sekedar cerita. Tapi memang sudah fakta berdasarkan penelitian terhadap tinja manusia, yang diketahui sudah mengandung plastik,” tegasnya. Karena itu diharapkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih sampah plastik dan dibuang ke sungai. “Mari sama-sama kita menjaga. Jangan gara-gara kita orang lain menjadi korban,” harapnya.

Simangunsong berharap masyarakat dapat mengelola sampahnya sendiri. “Kalau masyarakat sudah mau memilah sampah dan dibuang ke tempat sampah, maka kami dari dinas lebih mudah mengelola sampahnya. Karena tanggungjawab sampah bukan hanya pemerintah, tapi tanggungjawab kita semua,” imbuhnya. (a05/crh)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here