Mental Roma Masih Rapuh

1
The Standard
The Standard

ROMA (Waspada): Allenatore Claudio Ranieri (foto) menilai, mental yang masih rapuh menjadi penyebab utama kekalahan AS Roma di markas SPAL dengan skor 1-2 pada giornata 28 Seri A Liga Italia.

Dalam laga tandang di Stadion Paolo Mazza itu, Sabtu (Minggu WIB), Roma sempat tertingga lebih dulu di babak pertama. Sempat menyamakan kedudukan lewat titik putih yg dieksekusi Diego Perotti, Il Lupi tertinggal lagi gol penalti Andrea Petagna.

“Ada beberapa pemain yang tak memiliki karakteristik, yang lainnya kurang percaya diri. Tapi di antara kedua tim ini, SPAL memang lebih bertekad dan mental tim kami masih rapuh,” ratap Ranieri, Minggu (17/3).

Hasil itu membuat Roma yang berada di urutan kelima klasemen dengan koleksi 47 poin, membuang peluang untuk menyamai raihan poin peringkat keempat Inter Milan (50) yang melakoni derbi dengan AC Milan.

SPAL unggul lebih dulu menit 21 ketika Mohamed Fares berhasil menyundul bola umpan silang kiriman Thiago Conek demi memperdaya kiper Robin Olsen.

Delapan menit memasuki babak kedua, Roma memperoleh tendangan penalti setelah Cionek melakukan pelanggaran keras terhadap Edin Dzeko di area terlarang SPAL.

Perotti yang menjadi algojo sukses menaklukkan kiper Emiliano Viviano dengan mengarahkan bola ke sudut kanan bawah gawang tim tuan rumah.

Namun enam menit berselang giliran Juan Jesus yang melakukan pelanggaran keras di dalam kotak penalti Roma terhadap Petagna. Wasit Gianluca Rocchi pun menunjuk titik putih dan Petagna dengan tenang mengeksekusinya menjadi gol penentu kemenangan SPAL.

“Kami gagal tampil sebagai sebuah tim. Usaha tanpa organisasi itu tidaklah cukup, kami praktis kalah pada tiap duel, terutama yang dimainkan dengan kaki,” jelas Ranieri.

“Anda bisa melihat kenekatan mereka. SPAL mencoba untuk menahan bola dan membuang waktu di babak kedua. Sesuatu yang bisa saya pahami melihat situasi mereka,” pungkasnya. (m15/fi)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here