Kakak Beradik Tewas Terbakar Dalam Mobil

1
Waspada/Sapriadi/B Tim Labfor mabes Polri Cabang Medan, sedang melakukan pemeriksaan mobil yang terbakar yang mengakibatkan kakak beradik tewas didalamnya.
Waspada/Sapriadi/B Tim Labfor mabes Polri Cabang Medan, sedang melakukan pemeriksaan mobil yang terbakar yang mengakibatkan kakak beradik tewas didalamnya.

KISARAN (Waspada): Hasil sementara dari Labfor Mabes Polri Cabang Medan dan Otopsi menyebutkan tewasnya kakak beradik terbakar dalam mobil di Dusun VII, Desa Silau Barat, Kec Setiajanji, Kab Asahan, menunjukkan asal api dari korek api gas (Mancis).

Hal itu dijelaskan Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja, didampingi Kapolsek Prapat Janji AKP Nasib Manurung, saat mendampingi tim Labfor Mabes Polri Cabang Medan, Rabu (20/3) saat olah TKP, mengatakan bahwa mobil diproduksi pada tahun 80-an dan sudah tidak terawat cukup lama dan ditinggal di garasi.

Asal api dari jok depan sebelah kanan dan merambat ke bagian lain. Serta tidak ada ditemukan tumpahan minyak di lantai, dan ditemukan korek api gas di dalam mobil.

“Kita menduga api berasal dari korek api yang dibawa korban,” jelas Ricky.

Sedangkan hasil otopsi, untuk kedua korban mengalami luka bakar mencapai 50 persen. Desi Isaputri, 5, mengalami luka bakar dengan kedalaman level 3 dan 4, dan adiknya Meila Paramita, 2, kedalaman luka mencapai level 3 dan 2.

“Hasil pemeriksaan tenggorokan atau saluran pernafasan ditemukan keracunan karbon dioksida (CO2), sedangkan untuk sekujur tubuh hingga kemaluan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Ricky.

Sebelumnya, Selasa (19/3) kakak beradik Meila Paramita, 2, dan kakaknya Dei Isaputri,5, anak dari Suwarno dan Dewi Sartika Situmorang, ditemukan tewas terbakar dalam mobil rongsokan di garasi di Dusun VII, Desa Silau Barat, Kec Setiajanji, Kab Asahan.(a15/a31/B)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here