Pengadilan Tinggi Aceh Batalkan Akte Pendirian YDBUL

1
YDBUL
YDBUL

LANGSA (Waspada): Sekretaris Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU), Dede Gustian mengatakan, Pengadilan Tinggi (PT) Aceh telah mengeluarkan keputusannya membatalkan akte pendirian Yayasan Bustanul Ulum Langsa (YDBUL), dan salinannya secara resmi telah diterima pihaknya, Senin (25/3).

Putusan tersebut, kata dia, bernomor: 8/PDT/2019/PT-BNA, dikeluarkan tanggal 12 Maret lalu, salinannya telah disampaikan kepada masing-masing pihak, baik kepada YDBU sebagai penggugat maupun kepada YDBUL sebagai tergutat.

Menurutnya, dengan demikian Pengadilan Tinggi Aceh memutuskan, menguatkan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Langsa pada tanggal 26 september 2018 nomor: 4/Pdt.G/2018/PN Lgs yang dimohonkan banding.

Karna sebelumnya PN Langsa telah memutuskan batalnya akta pendirian YDBUL, maka dengan keluarnya Putusan Pengadilan Tinggi Aceh ini semakin memberikan titik terang  bahwa Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) adalah yayasan yang berhak mengurus Madrasah Ulumul Quran yang terletak di jalan Banda Aceh-Medan Km. 447 Langsa Timur, Kota Langsa dan STIKES Bustanul Ulum Langsa, katanya.

“Alhamdulillah hasil putusan PT Aceh sudah kita terima, isinya menguatkan hasil putusan PN Langsa yaitu dibatalkan akta pendirian YDBUL, artinya PT Aceh menegaskan, bahwa secara hukum kami pihak yang sah mengurusi Muq dan STIKES Bustanul Ulum Langsa,” demikian ujarnya.

YDBU Bukan Yayasan Tandingan
Sementara secara terpisah, Ketua Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) H.Faisal Hasan mengatakan, terkait tudingan pihak YDBUL yang menyebutkan YDBU sebagai yayasan tandingan, bisa dipastikan ini sebagai fitnah.  Karena secara historis, YDBU sudah berdiri sejak 1972. Dan sampai sekarang belum pernah mengajukan perubahan nama yayasan.

“Jadi ingin kami tegaskan, bahwa yang mereka katakan YDBU yayasan tandingan tanpa bukti yang cukup. Dan ini bisa dikatakan pencemaran nama baik bagi YDBU. Bukan tidak mungkin, kami menempuh jalur hukum soal fitnah tersebut,” tambahnya.(b20/B)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here