Kesal Rose Korban Rasis

1
BEK kiri Inggris Danny Rose (kiri) kena kartu kuning dan menjadi korban rasisme ketika menghadapi Montenegro di Podgorica, Senin (Selasa WIB).(The Mirror)

PODGORICA, Montenegro (Waspada): Manajer Gareth Southgate kesal bek kiri Danny Rose menjadi korban ejekan bernuansa rasis, saat Inggris menggasak tuan rumah Montenegro 5-1 pada matchday 2 Kualifikasi Euro 2020 Grup A.

“Saya mendengar ejekan rasis diteriakkan di belakang saya, ini benar-benar tidak dapat diterima,” ucap Southgate, seperti dikutip dari Sky Sports, Selasa (26/3).

“Yang terpenting pemain merasa didukung dan kami memastikan ini akan dilaporkan. Kami ada untuk mereka dan apa pun yang mereka inginkan akan kami dukung,” tegasnya

Dalam duel di Podgorica itu, Senin (Selasa WIB), gelandang Ross Barkley menjadi bintang kebangkitan Inggris dengan menyarangkan dua gol ke gawang kiper Danijel Petkovic.

Marko Vesovic lebih dulu menaikkan level tekanan di stadion, ketika dia menempatkan tuan rumah unggul menit 17. Namun The Three Lions seperti tidak terpengaruh dan berbalik memimpin pada babak pertama berkat gol sundulan bek Michael Keane (30’) dan Barkley (38’).

Montenegro masih menjadi ancaman di awal babak kedua. Fatos Beciraj berpotensi menyamakan kedudukan, tetapi Barkley justru yang menceploskan gol keduanya menit 59.
Kapten Harry Kane mencetak gol keempat Inggris menit 71. Pesta tim tamu ditutup dengan gol terakhir dari winger Raheem Sterling (81’) menuntaskan serangan balik yang cepat.

Inggris yang tidak terkalahkan sepanjang 32 laga kualifikasi Piala Dunia dan Piala Eropa, telah mencetak 10 gol dalam dua laga Grup A. Pasukan Southgate sebelumnya menggunduli Republik Ceko 5-0 di Wembley, London, 22 Maret lalu.

Hanya saja laju tim Tiga Singa dinodai oleh perilaku buruk pendukung Montenegro dengan pelecehan bernuansa rasis dan berbagai benda dilemparkan ke lapangan.

Southgate mengaku kesal mendengar Rose mendapat pelecehan, tetapi belum mendengar apakah Sterling juga mendapat ejekan serupa. Ketika merayakan gol kelima Inggris, bintang Manchester City itu terlihat menutup telinganya di depan fans tuan rumah.

“Kami berharap persoalan ini ditangani dengan cara yang benar. Kami akan memastikan melakukan tugas kami, tetapi laporan perlu ditindaklanjuti dengan benar juga,” tegas Southgate.

Menurut bintang belia Callum Hudson-Odoi yang tampil mengesankan pada debut penuhnya, korek api dilemparkan ke arah para pemain Inggris ketika mereka merayakan gol Sterling.

“Itu sesuatu yang sangat serius untuk mereka. Hukuman akan membuat mereka berpikir dua kali jika ingin melakukan perbuatan itu lagi,” tutur Sterling.

“UEFA harus memberikan hukuman kepada seluruh fans Montenegro. Saya memang bukan orang yang membuat aturan, tapi mereka yang harus membuat aksi nyata,” pintanya lagi.

“Saya tidak berpikir aksi rasisme boleh ada di mana pun. Kami semua sama, kami harus memainkan laga yang adil dan menikmatinya. Tindakan itu tidak bisa diterima,” timpal Hudson-Odoi. (m15/sky/goal)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here