Komisi X DPR RI: Wisata Aceh Incaran Wisman

1
ANGGOTA Komisi X DPR RI, H. Anwar Idris (kiri) menyerahkan catatan objek wisata yang layak dikembangkan ke Kadisdikbud Aceh Timur, Saiful Basri, disela-sela Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru di The Royal Hotel Idi, Selasa (26/3). Waspada/M.Ishak/B.
ANGGOTA Komisi X DPR RI, H. Anwar Idris (kiri) menyerahkan catatan objek wisata yang layak dikembangkan ke Kadisdikbud Aceh Timur, Saiful Basri, disela-sela Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru di The Royal Hotel Idi, Selasa (26/3). Waspada/M.Ishak/B.

IDI (Waspada): Aceh secara umum memiliki potensi wisata yang alami dan sangat besar serta tersebar diseluruh kabupaten/kota, tetapi pengelolaannya belum maksimal. Padahal jika dikemas dengan baik, tentu bisa dikembangkan untuk industri pariwisata yang akan menjadi incaran wisatawan mancanegara.

“Aceh perlu mengembangkan destinasi wisata, karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata sangat mejanjikan,” ujar Anggota Komisi X DPR RI, H. Anwar Idris, ketika membuka Pelatihan SDM Kepariwisataan Bagi Guru Aceh Timur di The Royal Hotel Idi, Selasa (26/3).

Menurutnya, saat ini Aceh terbanyak angka kemiskinan di Pulau Sumatera. Tetapi disaat dunia pariwisata dikembangkan, maka tentu pengangguran akan berkurang. Apalagi banyak destinasi wisata yang layak dikembangkan di Aceh, termasuk di Aceh Timur.

Perlu diketahui, Indonesia saat ini tidak lagi berpedoman terhadap minyak dan gas, tapi malah sasarannya adalah pariwisata. “Jika wisata ini kita kembangkan di Aceh, khususnya Aceh Timur, maka saya otomatis ekonomi masyarakat akan meningkat, apalagi objek wisata yang menjadi incaran wisata mancanegara,” kata Anwar Idris.

Objek wisata di Aceh Timur yang layak dikembangkan antara lain Kuala Parek Kecamatan Peureulak Timur, Krueng Thoe Kecamatan Madat, Kuala Idi Cut Kecamatan Darul Aman, Kuala Leuge dan Kuala Beukah Kecamatan Peureulak. Begitu juga dengan objek wisata air terjun di sumber air panas di Kecamatan Serbajadi.

Disisi lain, Aceh Timur memiliki destinas wisata yang lengkap dibandingkan dengan kabupaten/kota lain. “Disaat dikemas dengan baik dan bernuansa islami, maka otomatis menjadi daya tarik pengunjung dalam dan luar negeri,” kata Anwar Idris seraya mengatakan, Makam Sultan Sayyed Maulana Abdul Aziz Syah menjadi salah satu objek wisata religi di Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd, dalam sambutan sebelumnya menjelaskan, Aceh Timur salah satu kabupaten yang memiliki objek wisata terlengkap, baik wisata alam (air terjun dan air panas), wisata bahari (pesisir selat malaka) dan objek wisata sejarah seperti Monisa, makam dan museum.

“Muda-mudahan dengan dukungan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat, kedepan destinasi wisata didaerah ini bisa terus dikembangkan secara Islami,” kata Saiful Basri seraya menambahkan, diminta Kementerian Pariwisata RI melalui anggota DPR RI asal Aceh terus menyediakan anggaran untuk dikucurkan untuk memajukan pariwisata halal di Aceh Timur.

Kegiatan yang diikuti ratusan guru dan kepala sekolah itu diisi sejumlah pemateri baik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Majelis Pendidikan Aceh (MPA) dan pemateri dari Kementerian Periwisata RI. (b24/I).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here