Antusiasme Tinggi Mencoblos di Kinabalu

0
Halaman Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) pada Minggu (14/4) terlihat dipadati oleh warga negara Indonesia (WNI) yang antusias memberikan suaranya dalam Pemilu. (Waspada/Ist)

KINABALU, Malaysia (Waspada): Antusiasme warga negara Indonesia (WNI) di Kota Kinabalu, Malaysia, dalam mengikuti pemilihan umum (Pemilu) yang digelar di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), pada Minggu (14/4), terlihat sangat tinggi.

Ratusan WNI sejak pukul 08.00 pagi waktu setempat sudah mengantre guna menyalurkan hak pilih mereka di tempat pemungutan suara (TPS) yang didirikan Panitia Pemilihan Luar negeri (PPLN) setempat. Halaman KJRI semakin dipadati ribuan orang menjelang pukul 10.00.

Halaman Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) pada Minggu (14/4) terlihat dipadati oleh warga negara Indonesia (WNI) yang antusias memberikan suaranya dalam Pemilu. (Waspada/Ist)

“Dari jumlah warga yang datang, keliatan kalo antusiasme mengikuti Pemilu di Kinabalu tinggi sekali,” ujar Melly Ridharyanti, salah satu WNI yang hadir di TPS bersama suaminya. “Saya lihat, prosesnya juga berjalan lancar dan baik sekali,”imbuh dosen yang telah 10 tahun tinggal di Malaysia ini.

Meski secara keseluruhan lancar, namun ada sedikit kendala tentang beberapa warga yang mendaftar via Whatsapp sebelum Pemilu digelar di KJRI Kinabalu. “Beberapa warga sudah mendaftar via Whatsapp, sudah dikonfirmasi. Namun pada hari pelaksanaan ternyata belum terdaftar. Tapi keseluruhan proses berjalan lancar,” ujar Darmastyo, 45, seorang pengusaha asal Bandung yang baru satu bulan tinggal di Kinabalu, kepada Waspada.

Dalam keterangannya, Konsul Jenderal RI Kinabalu Krishna Djelani menjelaskan bahwa Pemilu di wilayah kerjanya berlangsung lancar dan aman tanpa kendala. Berdasarkan data Konjen RI, jumlah WNI yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Kinabalu ada 11.287 orang. Mereka menggunakan hak pilihnya di 26 TPS, 19 di KJRI dan 7 di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu.

Halaman Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) pada Minggu (14/4) terlihat dipadati oleh warga negara Indonesia (WNI) yang antusias memberikan suaranya dalam Pemilu. (Waspada/Ist)

Pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan dengan tiga metode. Metode pertama yaitu, memilih di TPS luar negeri di kantor perwakilan RI seperti KBRI, KJRI, dan KDEI. Metode kedua, melalui kotak suara keliling (KSK) yang disediakan di dekat permukiman atau tempat kerja WNI. Ketiga, melalui pengiriman pos. Untuk mengikuti Pemilu, warga cukup datang ke TPS dengan membawa identitas yang masih berlaku, seperti paspor atau kartu tanda penduduk (KTP).

Seperti diketahui, jumlah WNI di Malaysia tercatat sekitar 1,5 juta. Mereka menggunakan hak pilihnya pada Minggu di TPS yang tersebar di Johor Bahru, Kota Kinabalu, Kuala Lumpur, Kuching, Penang, dan Tawau. Sementara untuk penghitungan suara di luar negeri akan dilakukan serentak dengan penghitungan di Indonesia, yaitu pada 17 April mendatang. (Aldion)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here