Terkait Keberpihakan Camat Dan Kades, Bawaslu DS Bentuk Tim Investigasi Berlapis

0

DELISERDANG (Waspada): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab. Deliserdang membentuk tim investigasi berlapis terkait dugaan keberpihakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Camat dan kepala desa (kades) kepada calon anggota legislatif (caleg) yang merupakan keluarga atau kerabat kepala daerah di Kabupaten Deliserdang.

“Jadi berdasarkan informasi dari media, ini kita jadikan informasi awal dan selanjutnya Bawaslu sudah membentuk tim investigasi dan turun ke beberapa kecamatan,” tegas Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab. Deliserdang M. Ali Sitorus kepada Waspada, Senin (15/4) sore.

Selain Bawaslu, disebutkan Ali, pihaknya juga membentuk tim investigasi dari Panwascam di masing-masing kecamatan. “Kami juga sudah membentuk tim investigasi dari Panwascam, supaya mempermudah dari Bawaslu turun, dari Panwascam juga turun,” ungkapnya.

Menurutnya, Bawaslu Deliserdang sangat sigap dan tanpa tebang pilih terkait praktik ketidaknetralan. “Kita sudah mulai investigasi di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Batang Kuis, Kecamatan Percut Seituan, Sibolangit, Petumbak dan di beberapa kecamatan juga sudah kita bentuk,” ujarnya.

Ali menjelaskan, mereka saat ini fokus terhadap kecamatan yang sangat kuat dugaan terjadi ketidaknetralan. “Jadi kita memang fokus dalam kecamatan-kecamatan yang dugaan kuat di sana. Tapi tidak juga menutup kemungkinan ke kecamatan lainnya,” jelasnya.

Terkait dugaan keberpihakan  netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Camat dan kepala desa (kades), Ali menyebutkan sudah ada dipanggil oleh pihak Panwascam, namun juga tidak menutup kemungkinan Bawaslu akan memanggil camat dan kades. “Untuk camat sudah pernah dipanggil oleh Panwascam. Kemungkinan itu pasti ada, jika ada arahannya ke sana kita lakukan itu untuk klarifikasi maka kita akan panggil,” sebutnya.

Memasuki masa tenang ini, kata Ali, mereka mengimbau kepada seluruh tim kampanye dan lainnya untuk tidak ada lagi kegiatan kampanye. “Kita memberi tau seluruh tim kampanye, juru kampanye kemudian partai juga kita kasih tau dan kita sampaikan tidak ada lagi kegiatan berbentuk kampanye yang ada seruan untuk mengajak dan memilih salah satu calon peserta pemilu,” tandasnya.

Sementara sebelumnya informasi yang dihimpun Waspada, Jumat (5/4), dari masyarakat yang enggan disebutkan namanya bahwa di Desa Sigara Gara Kec. Patumbak, disiyalir kepala dusun langsung melakukan penekanan untuk memenangkan sejumlah caleg DPR-RI berinisial AT dan PS. Sedangkan untuk Caleg DPRD Provinsi berinisial A dan ST. Adapun skema perintah disinyalir melalui camat kepada kepala desa dan kadus. (cel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here