Detik-detik Terbakarnya Notre-Dame

0

Otoritas Prancis tengah melakukan investigasi terkait terbakarnya Katedral Notre-Dame di Paris. Api telah menghanguskan seluruh struktur penyangga dan atapnya. Sejauh ini diduga penyebab kebakaran berasal dari struktur kayu yang menyangga sebagian besar atap katedral abad pertengahan ini. Struktur tersebut merupakan bagian dari program restorasi besar-besaran yang tengah dilakukan.

Awal mula api

Api mulai terlihat pada Senin (15/4) pukul 18.43 waktu setempat. Dari foto tampak api membumbung di bagian langit-langit katedral, sesaat setelah Notre-Dame ditutup untuk umum. Api menyebar dengan cepat, mengingat seluruh struktur atapnya terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Saat kejadian, banyak warga dan pengunjung yang menyaksikan dengan cemas.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bekerja sepanjang malam untuk mengendalikan api. Mereka bekerja dengan waktu yang sangat terbatas agar bagian tengah hingga bawah katedral dapat diselamatkan. Beruntung, api dapat dipadamkan pada Selasa (16/4) pukul 10.00. Kebakaran dinyatakan usai setelah petugas Damkar berjuang selama hampir sembilan jam.

Kerusakan

Saat terjadinya kebakaran, otoritas setempat menerjunkan 500 petugas Damkar. Namun, mereka tidak dapat menyelamatkan struktur atap kayunya yang pernah diganti pada abad ke-19 itu. Struktur atap Notre-Dame dibangun dengan  menggunakan kayu Oak yang dilapisi timah. Struktur tersebut runtuh oleh jilatan api pada Senin pukul 20.00.

Bagian atap katedral yang pembangunannya dimulai pada 1160 ini merupakan rangkaian kayu tua dari abad ke-13. Bagian bawah atapnya yang dilapisi bebatuan tidak terlalu mengalami kerusakan parah. Bagian bebatuan ini yang melindungi ruang bagian bawah katedral dari amukan api. Secara keseluruhan, struktur bangunan berusia 850 tahun itu berhasil diselamatkan, namun menara dan atapnya telah rubuh.

Hingga berita ini diturunkan, kerusakan keseluruhan katedral akibat api dan semprotan air masih belum dapat dipastikan. Dalam keterangannya, Wali Kota Paris Anne Hidalgo menyebut bahwa sebagian besar benda seni dan artefak keagamaan berhasil diselamatkan saat petugas Damkar berusaha memadamkan api. Enam belas patung perunggu, termasuk 12 patung murid Yesus, yang menghiasi katedral dilaporkan tidak ada saat terjadi kebakaran, karena tengah direnovasi.

Uskup agung Paris berkata, ketiga jendela mawar katedral tersebut juga berhasil diselamatkan. Tetapi, jendela kecil lainnya yang dekat dengan sumber api mengalami kerusakan berat.

Pembangunan ulang

Presiden Prancis Emmanuel Macron berikrar untuk membangun kembali Katedral Notre-Dame setelah kebakaran dahsyat merusak sebagian bangunan bersejarah itu. Dia menegaskan akan segera memulai skema penggalangan dana internasional demi membiayai upaya rekonstruksi katedral.

“Kami akan membangun kembali katedral ini bersama-sama dan tak perlu diragukan ini adalah bagian dari takdir Prancis dan proyek yang akan kita emban selama tahun-tahun mendatang,” kata Macron. “Itu yang warga Prancios harapkan (dan) karena itu yang patut dilakukan demi sejarah kami,” tambahnya dengan nada emosional seraya mengatakan peristiwa tersebut adalah “tragedi yang buruk”.

Miliuner asal Prancis, François-Henri Pinault, selaku CEO Kering yang memiliki merek Gucci dan Yves Saint Laurent, telah berjanji akan menggelontorkan dana sebanyak 100 juta euro (sekitar Rp1,5 triliun) untuk pembangunan Notre-Dame. Lembaga amal Fondation du Patrimoine juga menggalang dana internasional untuk membiayai pembangunan kembali katedral yang telah berusia 850 tahun itu. (BBC/AFP/Aldion)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here