Nelayan Tak Melaut Awal Ramadhan

0
RATUSAN Kapal Motor (KM) berbagai ukuran bersandar di sepanjang sungai Kota Idi, Kab. Aceh Timur, Minggu (5/5), karena tidak melaut pada hari pertama puasa. Waspada/M. Ishak
RATUSAN Kapal Motor (KM) berbagai ukuran bersandar di sepanjang sungai Kota Idi, Kab. Aceh Timur, Minggu (5/5), karena tidak melaut pada hari pertama puasa. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Dalam menggelar tradisi meugang dan menyambut awal Ramadhan 1440 Hijriyah, nelayan di sepanjang pesisir pantai Selat Malaka di Provinsi Aceh tidak melaut. Mereka memilih berkumpul bersama keluarga untuk menjalani ibadah puasa.

“Nelayan di Aceh tidak malaut selama sepekan, karena menggelar tradisi meugang dan menyambut awal puasa,” kata Panglima Laot Lhok Kuala Idi, Razali, menjawab Waspada, Minggu (5/5).

Kebiasaan nelayan tidak melaut diawal ramadhan telah berlangsung sejak dahulu. Meski berdampak terhadap stok ikan basah di pasaran, namun nelayan rata-rata akan melaut kembali memasuki 4 atau 5 ramadhan.

“Di awal ramadhan harga ikan basah biasanya akan melonjak, karena stok terbatas. Tapi masyarakat juga masih memiliki stok daging sisa meugang,” tutur Razali. Menurutnya, dua pekan sebelum memasuki meugang, hasil tangkapan nelayan di Aceh khususnya di Aceh Timur dan Aceh Utara melimpah.

Bahkan harga sejumlah jenis ikan anjlok, seperti tongkol dan dencis. “Menjelang H+1 tradisi meugang, hasil tangkapan nelayan masih melimpah, tapi khususnya untuk ikan tongkol,” timpa Razali.

Sementara pantauan waspada, di pasaran harga ikan jenis kakap, kerapu dan bawal masih bertahan antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Akibat tingginya harga ikan berkelas, sejumlah pedagang ikut memasarkan hasil panen petambak seperti ikan bandeng dan ikan mujair.

“Hanya ikan tongkol yang murah, untuk jenis ikan ekspor seperti kakap dan bawal justru naik dari angka Rp55 ribu per kilogram menjadi Rp65 ribu per kilogram,” kata Nurdin, pedagang ikan basah di Pasar Rakyat Idi Cut.

Harga ikan basah akan normal kembali di pertengahan ramadhan. Tapi itu pun tergantung dari hasil tangkapan nelayan. “Menjelang Idul Fitri biasanya akan turun harga ikan, karena masyarakat cenderung makan daging selama lebaran,” tutur Razali. (b24)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here