UKM Binaan Pertamina Dilirik Eksportir Asing

0
PARA pengunjung pameran Indonesia Creative Product Festival (ICPF) di Kuala Lumpur, mencicipi kopi dari salah satu UKM binaan Pertamina MOR I. Waspada/Ist
PARA pengunjung pameran Indonesia Creative Product Festival (ICPF) di Kuala Lumpur, mencicipi kopi dari salah satu UKM binaan Pertamina MOR I. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Salah satu Usaha Kecil Menengan (UKM) binaan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, yakni Temas Coffe yang menyajikan produk kopi Gayo dilirik eksportir asing saat mengikuti pameran di luar negeri.

Nery Nazwani Halim pemilik Temas Coffee mengaku takjub ketika produk kopi Gayonya dilirik eksportir asing saat pameran. Padahal ini kali pertama ia ikuti pameran luar negeri sebagai UKM mitra binaan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I.

“Saya jadi mitra binaan Pertamina MOR I sejak 2018. Tiba-tiba diajak Pertamina ikut Indonesia Creative Product Festival (ICPF) di Kuala Lumpur. Langsung saya iyakan,” ujar Nerry, kemarin.

Dia menyebutkan, Temas Coffee meraup penjualan selama pameran sejumlah 1.200 Ringgit Malaysia. Namun sepulangnya ke tanah air, beberapa eksportir pengunjung pameran menghubungi Nerry untuk pemesanan lebih banyak.

“Sejauh ini dua eksportir Malaysia memesan masing-masing 100 kg dan 500 kg kopi roasted. Semoga terus berlanjut,” kata Nerry. Pameran ICPF 2019 berlangsung di Mid Valley Kuala Lumpur pada 3-5 Mei.

Menampilkan beragam produk binaan dari 27 BUMN. Pertamina mengikutkan empat UKM mitra binaan, dua diantaranya dari MOR I. Selain Temas Coffee dari Aceh Besar, ada juga Empat Bersaudara Jaya.

Usaha sepatu kulit dari Kelurahan Tegal Sari Medan ini, meraup penjualan hampir Rp9 juta. Harga produknya memang sangat bersahabat, mulai Rp35 sampai Rp100 ribu per pasang. Tengku Syarifah, pemilik Empat Bersaudara Jaya, mengatakan pengunjung yang datang ke stand-nya merasa senang dan puas atas pelayanan yang ia berikan.

“Mereka kaget karena produk saya dibuat manual, dan menggunakan sulaman tangan. Sehingga penjualan memuaskan,” jelas Tengku. Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo mengatakan, keikutsertaan mitra binaan dalam pameran merupakan upaya pengembangan UKM.

“Periode Januari hingga April 2019, kami menyalurkan dana bergulir Rp2,1 miliar kepada UKM mitra binaan di Sumbagut. Tak hanya menyalurkan, Pertamina juga mendukung pengembangan UKM. Di antaranya melalui pelatihan dan keikutsertaan dalam pameran,” tutur Roby.

Selain ICPF 2019, Pertamina MOR I juga mengikutkan mitra binaannya dalam pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019. Dalam pameran itu, dua mitra binaan Pertamina MOR I membukukan penjualan hampir Rp200 juta. (m41)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here