Layat Keluarga Petugas Pemilu yang Wafat, Menkes Sebut Napis Seorang Pejuang

0

JAKARTA (Waspada): Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek melayat salah satu keluarga petugas Pemilu 2019 di Jalan Swadaya Rt 07/03 Kel. Duren Tiga, Kecamatan. Pancoran, Jakarta Selatan yang meninggal usai pencoblosan. Menkes mengatakan bahwa almarhum adalah seorang pejuang untuk negara bekerja ulet dan tanpa pamrih.

“Kami turut berduka cita, almarhum adalah soerang pekerja yang ulet, pekerja keras tanpa pamrih, dan atas kemauan sendiri. Kami merasa sangat prihatin dan kami katakan bapak adalah seorang pejuang untuk negara kita, bangsa kita. Patut kita mengatakan bapak adalah pejuang demokrasi, semoga Tuhan mengampuni segala kesalahan almarhum,” kata Menkes.

Menkes disambut oleh istri almarhum yang bekerja sebagai kader Posbindu. Menurut sang istri, sebelum bertugas almarhum memeriksakan kesehatan di posbindu hasilnya semua terkontrol, termasuk penyakit diabetel mellitus yang sudah diidap sejak 2016 lalu.

Almarhum bernama M. Napis, wafat di usia 54 tahun. Menkes mengapresiasi tugas yang dilakukan oleh almarhum sebagai petugas Pemilu, dengan beban kerja yang berat sejak tanggal 16-18 April 2019 almarhum selalu pulang pagi hari.

Setelah tanggal 18 April, M Napis tetap mengawal proses penyelenggaraa Pemilu dengan penuh tanggung jawab. Padahal saat itu Napis sedang sakit karena menderita diabetes mellitus.

“Almarhum sudah batuk-batuk, sudah ke rumah sakit dan kembali lagi dan bekerja seperti biasa, pulang selalu pagi,” kata Menkes.

Sejak 18 April, Napis merasa sakit, muntah-muntah kemudian berobat dan sembuh. Almarhum kembali bekerja seperti biasa.

Pada 28 April 2019, Napis melakukan patroli ke GOR tempat penghitungan suara dan pulang dini hari. Pukul 4.15 sampai di rumah, setelah sholat subuh dada sesak, kemudian dibawa ke ICU. Saat itu kadar gulanya tinggi.

“Bapak (almarhum M. Napis) tidak tertolong lagi meningalkan ibu (istri almarhum),” ujar Nila.

Seperti diketahui, pasca penyelenggaraan pemilu serentak pada 17 April 2019 lalu, satu demi satu petugas pemilu dari berbagai daerah meninggal dunia. Hasil investigasi yang dilakukan Kemenkes membenarkan adanya 13 jenis penyakit yang membuat para petugas meninggal dunia, diantaranya serangan jantung dan stroke. (dianw/B).

Caption foto: Menkes saat mengunjungi keluarga petugas pemilu yang meninggal dunia di Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here