Razia Pekat Jaring Puluhan Pasang Bukan Suami Istri

0
WALI Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution didampingi Kasatpol PP, Arbi Harahap memberikan arahan kepada warga yang terjaring dalam razia pekat. Waspada/Andi Nasution
WALI Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution didampingi Kasatpol PP, Arbi Harahap memberikan arahan kepada warga yang terjaring dalam razia pekat. Waspada/Andi Nasution

P. SIDIMPUAN (Waspada): Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangsidimpuan menggelar razia pekat, Rabu (15/5) malam. Hasilnya puluhan pasangan bukan suami istri terjaring dari sejumlah hotel dan kafe remang-remang.

“Ada puluhan pasang bukan suami istri terjaring dari kamar-kamar hotel di Kota Padangsidimpuan dan beberapa pondok tertutup (kafe remang-remang) di seputaran Jalan Baru, Kota Padangsidimpuan,” ujar Kasatpol PP, Arbi Harahap. Menurutnya, razia tersebut dilakukan guna menjaga kondusivitas bulan suci Ramadhan.

“Kepada masyarakat Kota Padangsidimpuan diminta untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan, dan bagi yang tidak berpuasa diminta untuk menghargai orang yang sedang menjalani ibadah puasa ramadhan,” katanya. Kasat menambahkan, razia pekat dibantu personel TNI dan Polri itu digelar sejak Selasa (14/5) malam hingga Kamis (16/5) dinihari.

“Pada Selasa (14/5) ada 16 orang yakni 9 perempuan dan 7 laki-laki terjaring. Sedangkan pada Rabu (15/5) hingga Kamis dinihari, ada 35 orang dengan rincian 19 perempuan 16 laki-laki terjaring dari berbagai lokasi. Umumnya mereka yang terjaring masih usia pelajar, untuk itu diharapkan pengawasan ketat dari para orangtua,” tutur Arbi.

Sedangkan Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution usai melaksanakan shalat tarawih, Rabu (15/5) malam, menyempatkan diri ke aula Kantor Satpol PP untuk memantau langsung hasil razia pekat tersebut.

“Masyarakat harus menjaga kekondusifan di Kota Padangsidimpuan khususnya di bulan Ramadhan. Jangan merusak nama Kota Padangsidimpuan yang dianggap tidak benar karena perbuatan masyarakatnya sendiri,” tegasnya.

Irsan mengatakan, sebagai umat yang beragama harus menjaga kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di bulan suci. “Masyarakat diimbau untuk menghindari perbuatan tidak terpuji,” ucapnya.

Wali Kota mendukung penuh kinerja Satpol PP dalam memberantas perbuatan maksiat terkhusus di bulan Ramadhan. “Ke depan hal seperti ini harus lebih ditingkatkan lagi agar ada efek jera bagi orang yang kedapatan melakukan perbuatan maksiat,” tegasnya. (c02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here