BNNK Tebing Tinggi Tangkap 1 ASN 1 TNI Dan 1 Kurir Narkoba

0

TEBINGTINGGI (Waspada): Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK), Tebingtinggi, di dampingi oleh POM TNI, dan Polres Tebingtinggi, berhasil menangkap 3 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba, Jumat(17/5).

Mereka bertiga di tangkap pada hari rabu (8/5), di Jalan Sakti Lubis, Kel Mandailing, Kec Tebingtinggi Kota, Tebingtinggi, tepatnya di dekat mesjid As Syuhada.

Dan dari penangkapan tersebut, Petugas BNNK, berhasil mengamankan 3 yakni, seorang oknum TNI yang bertugas di Kodam, yang berinisial, SH, 49, ASN yang bertugas di Pemko Tebingtinggi, berinisial AA, 33, dan salah seorang lagi berinisial SA, 32.

Informasi yang di himpun Waspada melalui kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rabianto, mulanya warga sekitar lokasi penangkapan banyak melaporkan kepada kita, bahwa aktivitas di tempat mereka sangat marak.

Menanggapi hal tersebut, kemudian pihaknya melakukan pengintaian selama 1 minggu, terhadap salah satu tersangka AA, yang dugaan sementara adalah seorang pengedar narkoba.

Kemudian pihak BNNK, melakukan under cover untuk dapat bertransaksi narkoba sebanyak 3 kali untuk memastikan apa betul, A A adalah seorang pengedar narkoba, dan pada transaksi yang terakhir petugas BNNK Tebingtinggi, yang pada saat itu meminta pendampingan kepada POM TNI, dan Polres Tebingtinggi, langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka A A.

Dan pada saat pengerebekan, petugas mendapati ada 3 orang yang sedang berada di dalam rumah, dan 2 diantaranya ialah ASN, dan TNI, dan kemudian ASN dan 1 orang diantaranya di bawa ke kantor BNNK Tebingtinggi, sedangkan yang TNI di bawa ke POM TNI untuk di proses lebih lanjut.

Lebih lanjut Bambang, mengatakan AA, adalah seorang ASN yang bertugas di Pemko Tebingtinggi, sekaligus residivis kasus narkoba, yang baru keluar penjara, dan setelah keluar dari penjara ia kembali menjalankan bisnis haram tersebut, dan pada Rabu(8/5) kembali di tangkap oleh BNNK Tebingtinggi di rumahnya, dengan barang bukti 11,4 g narkotika jenis shabu shabu, beserta alat hisap sabu (Bong), dan uang tunai lebih kurang 5 juta rupiah.

Sambungnya ia menjelaskan, dan akibat dari perbuatanya mereka semua di kenakan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1), pasal 132 ayat (1), UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjaran, ujarnya.(Ckb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here