Makanan, Minuman Kadaluarsa Ditemukan Di Langsa

0

LANGSA (Waspada): Pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Langsa menemukan puluhan makanan dan minuman kadaluarsa di sejumlah toko di Kota Langsa pada saat dilakukan sidak, Selasa (22/5).

Kadisperindagkop dan UKM Kota Langsa Drs Zulhadisyah, MSP di sela-sela sidak kepada wartawan mengatakan, tim menggelar pemeriksaan berupa sidak makanan dan minuman serta barang yang tidak layak konsumsi yang dijual di toko-toko di Kota Langsa.

“15 Toko dilakukan pemeriksaan ditemukan makanan dan minuman tidak layak komsumsi atau habis masa berlakunya (expired). Ditemukan banyak minuman maupun makanan ringan yang sudah kadaluarsa,” tegas Zulhadisyah.

Dalam kegiatan itu, Dinas selalu menggelar razia setiap tahun melibatkan tim terdiri dari Dinkes Kota Langsa, Polres Langsa dan Satpol PP/WH Kota Langsa. Tujuan sidak untuk melindungi konsumen dan masyarakat, khususnya warga Kota Langsa terhindar dari barang atau makanan berbahaya karena sudah expired.

Harapannya kepada pemilik toko, dapat menjual makanan dan minuman yang layak dikonsumsi, bukan makanan dan minuman expired. Kepada instansi terkait agar mencabut izin usaha bagi pelaku yang telah berulangkali menjajakan makanan dan minuman tidak layak konsumsi.

“Kita minta instansi terkait agar mencabut izin usahanya karena sudah sering sekali menjual jajanan expired dan berulangkali diingatkan agar tidak menjual barang kadaluarsa,” kata Zulhadisyah.

Tim menemukan di toko Jalan A Yani banyak barang tergolong kadaluarsa, seperti minuman unifresh, grass jelly drink, minuman cincau, ex gool, cola, soya milk drink, kopiko, coffe latte, kopi naga sanghie, kopi kapal api, roti deluxe, creakers, susu frisian flag, kratingdeng dan kopi sultra.

Sedangkan makanan berupa wafer tango (chese), roma sanwich, wafer tango (vanilla), wafer tango wafel, wafer tango strwabery, good time, keripik tortilla, chitato, susu omela, susu cap enak, susu frian flag (cocopanda), kopika botol (coffe latte) milky moo, nutriboost. “Barang-barang ini semuanya kita sita agar masyarakat tidak menkonsumsinya,” ujar Zulhadisyah. (m43)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here