Maradona Boikot Film Dokumentasinya

0
The Independent
The Independent

MEXICO (Waspada): Legenda sepakbola Diego Armando Maradona (foto), menyambut film dokumentasi tentang kehidupan dirinya dengan cemoohan. Dia bahkan memboikot sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak menonton film yang akan rilis Juni mendatang.

Pada poster film dokumentasi kehidupan bintang sepakbola asal Argentina yang kontroversial itu, ditulis judul: “Diego Maradona: Pemberontak. Pahlawan. Penipu. Tuhan.”
Kalimat “penipu” itulah yang membuat Maradona murka.

“Saya bermain sepakbola dan mencari uang dengan mengolah bola. Saya tidak menipu siapa pun,” kata Maradona dalam sebuah wawancara dengan Univision, seperti dilansir Reuters, Selasa (21/5).

Asif Kapadia, sang sutradara yang membuat film dokumentasi “Amy” dan “Senna” yang memperoleh penghargaan, sebelumnya mengatakan bahwa El Diego memang belum menyaksikan film itu.

“Jika mereka menggunakan kata itu dengan tujuan membuat orang datang dan menontonnya, saya kira mereka salah,” sesal Maradona.

“Saya tidak suka judulnya dan jika saya tidak suka judulnya, maka saya juga tidak suka filmnya. Jangan tonton film itu,” tambahnya.

Kapadia mengakui bahwa dia memang penasaran untuk melihat bagaimana reaksi Maradona setelah melihat filmnya tuntas.

“Kami berhubungan dengan arsip masa lalu, dimana ada banyak hal-hal yang dia sendiri tidak lihat, termasuk tentang keluarga dan anak-anaknya,” kata Kapadia.

“Jadi, saya kira film ini akan menjadi agak emosional buat dia,” dalihnya lagi.

Maradona yang kini melatih klub di Meksiko, tidak hadir pada saat tayang perdana filmnya di Cannes, Prancis, Minggu lalu.

Dia juga baru mengalami kekecewaan, karena klub Sinaloa Dorados yang dilatihnya, kali kedua secara beruntun gagal memenangkan playoff promosi ke divisi dua.

Dorados kalah 0-1 setelah perpanjangan waktu di leg kedua menghadapi Atletico San Luis, awal Mei lalu, hasil itu membuat skor agregat menjadi 1-2.

Kekalahan kedua kalinya berturut-turut itu menimbulkan spekulasi tentang berapa lama Maradona akan bertahan, setelah menjadi pelatih Dorados sejak September 2018 lalu.

Mantan kapten Argentina yang penuh kontroversi itu pernah mengancam akan mundur dan menuduh bahwa wasit tidak memberikan perlakuan yang adil bagi timnya.

Sebagai pemain yang ikut berjasa mengantar Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 di Meksiko dan dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, Maradona memiliki karir kepelatihan yang tidak secemerlang ketika dia menjadi pemain. (m15/rtr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here