Saingi Messi Tambahan Sinyal Mbappe

0
GiveMeSport
GiveMeSport

PARIS (Waspada): Kylian Mbappe (foto kanan) yakin bahwa persaingan meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa masih belum berakhir, meski Lionel Messi (foto kiri) kini unggul empat gol dari penyerang Paris Saint-Germain.

Mbappe masih memiliki kesempatan untuk menyamai atau melampaui catatan 36 gol Messi bersama Barcelona di La Liga. Momennya ketika PSG menjalani laga terakhir Ligue 1 musim ini akhir pekan nanti melawan Stade Reims.

“Saya mengatakan kepada diri saya, bila saya kalah maka setidaknya saya kalah dari Messi, salah satu pemain terbaik sepanjang masa,” kata Mbappe, seperti dikutip dari Marca, Selasa (21/5).

“Ini juga merupakan kebanggaan karena saya bisa memenangkannya hingga pertandingan terakhir. Persaingan ini belum berakhir,” tekad bintang muda Prancis berusia 20 tahun tersebut.

Messi mencetak 36 gol di La Liga musim ini, sedangkan Mbappe sudah menorehkan 32 gol.

Dia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Prancis sekaligus Pemain U-21 terbaik sepanjang musim 2018-2019 oleh rekan-rekan sesama pesepak bola di Prancis.

Mbappe mencetak dua gol pada laga liga akhir pekan lalu untuk menjadi pemain Prancis pertama dalam 53 tahun terakhir yang menjaringkan paling sedikit 32 gol dalam satu musim Ligue 1 sejak 36 gol Philippe Gondet untuk Nantes pada 1965/1966.

Persaingan dengan Messi dan keinginan bergabung dengan sang idola Zinedine Zidane di Real Madrid, menambah kuat sinyal Mbappe untuk mandah dari Parc des Princes.

“Mungkin sudah waktunya bagi saya untuk memikul tanggung jawab lebih. Mungkin di sini di PSG dengan senang sekali, atau mungkin di tempat lain, dengan proyek baru,” isarat Mbappe.

Sinyal Mbappe ternyata mengusik manajemen Les Parisiens yang langsung bereaksi mengeluarkan pernyataan resmi.

“Selama dua tahun ikatan yang kuat sudah terjalin antara PSG dan Mbappe. Cerita ini akan terus berlanjut musim depan dengan ambisi bersama untuk membuat sejarah sepakbola Eropa di peringatan 50 tahun klub,” demikian pernyataan resmi PSG.

“Momen yang sangat dinantikan di mana kami semua bisa bersama-sama menulis halaman baru yang hebat dalam sejarah klub dan setiap individu harus memainkan peran yang diarahkan secara bersama,” tambah pernyataan tersebut.

Menurut Unai Emery, mantan pelatih Les Parisiens yang kini mengarsiteki Arsenal, Mbappe sebenarnya hampir mandah ke Madrid pada musim panas 2018.

“Saat itu (musim panas 2018), semua orang di PSG memintanya untuk bertahan. Bahkan, saya harus berbicara langsung kepadanya dan juga sang ayah,” kenang Emery.

“Mbappe memilih Real Madrid dan juga memiliki peluang gabung bersama Barcelona. Namun dia sangat menginginkan Madrid saat itu,” beber mantan pelatih PSG, Sevilla dan Valencia tersebut. (m15/rtr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here