PM India Menang Besar, Oposisi Tolak Exit Poll

0
Anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) melihat layar penghitungan suara Pemilu sembari merayakan kemenangan di kantor pusat BJP di Lucknow, India, Kamis (23/4). Partai Perdana Menteri India Nerendra Modi itu meraih kemenangan besar. (AP Photo/Rajesh Kumar Singh)

NEW DELHI, India (Waspada): Perdana Menteri India Nerendra Modi meraih kemenangan besar dalam penghitungan suara Pemilu pada Kamis (23/5). Sementara Pemimpin partai oposisi menolak hasil exit poll yang memprediksikan kemenangan Modi.

Data resmi Komisi Pemilihan Umum India menunjukkan Partai Bharatiya Janata (BJP) milik Modi memimpin 289 kursi dari 542 kursi yang tersedia. Jumlah itu meningkat dari 282 kursi yang dia menangi pada 2014. Sebagai informasi, untuk menjadi mayoritas di majelis rendah parlemen, sebuah partai harus mengumpulkan perolehan 272 kursi.

Ini kali pertama sejak 1984 bagi sebuah partai secara berturut-turut meraih kursi mayoritas. Oposisi utama BJP, Partai Kongres, tercatat mendapatkan 52 kursi. Sekutu India, termasuk Sri Lanka dan Israel, memberi selamat kepada Modi.

Suasana optimistis di markas BJP di ibu kota New Delhi nampak diramaikan dengan petasan dan sorak sorai ketika saluran TV melaporkan margin suara. “Ini adalah mandat besar untuk politik positif dan kebijakan Narendra Modi,” kata juru bicara BJP, GVL Narasimha Rao.

Keunggulan Modi disambut oleh kenaikan indeks saham utama India, Sensex dan Nifty, yang menembus masing-masing 40.000 dan 12.000 poin untuk pertama kalinya. “Saatnya untuk transformasi India. Saatnya untuk reformasi mendalam,” kicau bankir terkaya India, Uday Kotak. “Saya memimpikan kita sebagai negara adikuasa global,” imbuhnya.

Sementara itu, Rahul Gandhi dari Partai Kongres menolak Pemilu yang menunjukkan kemenangan Modi. Ia menyebutnya sebagai laporan palsu. “Jangan kecewa dengan propaganda jajak pendapat palsu,” kicaunya di Twitter pada Rabu (22/5). Hasil akhir penghitungan suara akan diselesaikan hingga Kamis malam.

“Para rekan partai pekerja Kongres saya yang terkasih. Waktu 24 jam ke depan adalah sangat penting. Tetap waspada dan jangan takut karena Anda memperjuangkan kebenaran,” lanjut Gandhi. “Jangan kecewa dengan propaganda ‘exit poll’ palsu. Tetap percaya pada diri Anda sendiri dan Partai Kongres. Kerja keras Anda tidak akan sia-sia,” lanjutnya, dikutip AFP.

Komentar Gandhi itu bukan tanpa alasa, karena hasil exit poll di India kerap kali tidak dapat diandalkan. Pada 2004, hasil exit poll yang keluar memperkirakan bahwa Perdana Menteri Atal Vajpayee dari partai BJP yang berkuasa akan dipilih kembali. Tetapi, hasil akhir perhitungan suara menunjukkan sebaliknya, membawa aliansi yang dipimpin Kongres ke kekuasaan di bawah Manmohan Singh.

Dalam Pemilu 2014 lalu, BJP memenangkan 282 kursi, pertama kalinya sebuah partai memenangkan mayoritas kursi parlemen sendirian dalam 30 tahun. Partai itu kemudian membangun aliansi dengan total 334 kursi di parlemen. (reuters/afp/And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here