Kontribusi Penggunaan Internet Sumut Capai 6,3%

0
KETUA Pengurus Wilayah APJII Sumatera Utara, Bambang Heru Wijaksono dan jajarannya foto bersama anak yatim usai penyerahan santunan, dalam acara buka puasa bersama, Jumat (24/5). Waspada/Ist
KETUA Pengurus Wilayah APJII Sumatera Utara, Bambang Heru Wijaksono dan jajarannya foto bersama anak yatim usai penyerahan santunan, dalam acara buka puasa bersama, Jumat (24/5). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kontribusi penggunaan internet di Sumatera Utara mencapai 6,3%. Kontribusi ini merupakan yang tertinggi di Pulau Sumatera yang total kontribusi penggunaan internetnya mencapai 21,6%.

Hal tersebut berdasarkan hasil Survei APJII 2018 yang disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Hendri Kasyfi dalam acara Buka Bersama APJII yang digelar di Hotel Aryaduta Medan, Jumat (24/5). “Secara keseluruhan Sumatera itu, kontribusi pengguna internetnya mencapai 21,6%, Jawa 55,7%, Kalimantan 6,6%, Sulawesi 5,2%, sedangkan Papua mencapai 10,9%,” kata Hendri.

Wilayah yang kontribusi penggunaan internet terkecil di Sumatera adalah Bangka Belitung dan Bengkulu dengan masing-masing capaian 0,8% dan 0,9%. Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) berkontribusi 1,5%, Sumbar 2,6%, Riau 2,1%, Jambi 1,4%, Lampung 2%, Kepulauan Riau 1%, dan Sumsel 3%.

Rakernas

Pada kesempatan itu, Ketua Pengurus Wilayah APJII Sumatera Utara, Bambang Heru Wijaksono mengatakan, pihaknya siap menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJII–2019.

“Kita siap jadi tuan rumah. Pelaksanaannya pada tanggal 27-28 Juni dan rencananya akan dibuka oleh Menteri Kominfo Bapak Rudiantara,” jelas Bambang. Dikatakan Bambang, kegiatan ini akan dihadiri peserta dari seluruh Indonesia.

Selain memberikan laporan tahunan program kerja pengurus dan membahas masalah kebijakan yang sedang berkembang, dalam rapat ini juga akan diperkenalkan berbagai budaya Sumatera Utara.

“Kita rencananya akan mengemas kegiatan Rakernas ini dengan kegiatan yang memperkenalkan budaya dan makanan Sumatera Utara. Nantinya kita akan menampilkan aneka tarian dan pertunjukan tradisonal Sumatera Utara, seperti tari persembahan selamat datang dari Melayu, tari sigale-gale, dan juga loncat batu Nias. Tiap peserta nantinya juga akan kita beri kenang-kenangan berupa kain songket dan ulos. Pokoknya kita buat semenarik mungkin hingga para peserta nanti akan terkesan,” kata Bambang.

Dalam acara buka bersama tersebut, APJII Sumut memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa. Kegiatan pemberian santunan yang dikemas dalam bentuk pemberian paket perlengkapan sekolah senilai Rp200.000 dan uang tunai Rp100.000 ini diikuti oleh 12 perusahaan Internet Service Provider (ISP) yang tergabung dalam APJII.

“Total sumbangan mencapai Rp26.100.000 atau 87 paket. Santunan ini akan dialokasikan kepada Yayasan Al Kahfi Medan sebanyak 50 paket, masyarakat Lingkungan Kantor APJII 10 paket, dan masyarakat di Kawasan Simalingkar sebanyak 27 paket,” kata Bambang. (m41)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here