Hadiah Hari Nasional Portugal

0

PORTO, Portugal (Waspada): Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan memberikan hadiah istimewa bagi Hari Nasional Portugal yang jatuh setiap 10 Juni dengan menjuarai UEFA Nations League di negeri sendiri.

Pada laga final di Stadion Dragao, Porto, Minggu (Senin WIB), Portugal memukul Belanda 1-0 berkat gol tunggal Goncalo Guedes menit 60.

Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa dalam wawancara dengan stasiun Portuguese TV bahkan mengaku bahwa sukses tim besutan Fernando Santos membuat perayaan Hari Nasional Portugal dipercepat dua jam lebih awal.

“Saya tidak pernah menyangka, menjadi presiden dan menyaksikan dua gelar juara,” jelas De Sousa merujuk pada Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2019, seperti dilansir Reuters, Senin (10/6).

“Ini luar biasa untuk Portugal, keberhasilan ini akan dikenang di hati warga Portugal. Perayaan Hari Nasional Portugal berlangsung dua jam lebih awal,” tambahnya.

Duel final itu berakhir sekira pukul 22.00 malam waktu Portugal. Sedangkan
Hari Nasional Portugal dirayakan setiap 10 Juni, tanggal yang dipilih untuk memperingati hari kematian sastrawan Luis de Camoes.

Mendiang De Camoes merupakan penggubah Os Lusiadas (Para Lusiad), sebuah puisi sarat nasionalisme yang menggambarkan kebesaran sejarah dan pencapaian bangsa Portugis.

“Saya sangat senang. Ini merupakan trofi yang sangat penting untuk Portugal dan tim nasional,” kata kapten Ronaldo.

“Sejak 2016, Portugal sukses mengubah sejarah dan merebut trofi lagi. Tujuan dari duel ini adalah untuk menang dan bermain bagus,” beber superstar klub Juventus berusia 34 tahun tersebut.

Sedangkan Fernando Santos mengabaikan komentar-komentar negatif perihal gaya permainan yang diterapkan tim asuhannya.

“Jika ingin menang, Anda harus bermain baik. Kami menang, berarti kami bermain baik. Ini bukan masalah gaya,” tegasnya.

Santos menjadi sosok yang sangat sukses di negaranya berkat raihan trofi edisi perdana UEFA Nations League yang melengkapi sukses menjuarai Euro 2016 di Prancis.

“Memenangi dua trofi ini meninggalkan tanda besar di sepakbola Portugal. Masa depan saya berada di sini dan sekarang tepat di depan pintu,” klaim mantan pelatih AS Monaco dan Timnas Yunani itu.

“Jika kita melihat ke belakang pada 2016, sebagian pemain tidak ada lagi di sini, artinya proses sedang berlangsung. Timnas manifestasi suatu Negara dan ini untuk rakyat Portugal,” tegas Santos.

Gelandang Bernardo Silva yang mengirimkan assist untuk gol Guedes. Namun bintang Manchester City yang terpilih sebagai Pemain Terbaik UEFA Nations League itu mengaku tak ingat siapa yang lebih dulu memberikan umpan kunci kepadanya.

“Saya tidak ingat siapa yang mengirimkan bola kepada saya, namun itu operan bagus. Saya mendengar Guedes berteriak “Bernardo!”. Saya tidak benar-benar melihat di mana dia berada,” jelas Silva.

“Namun saya menggulirkan bola kepadanya dan senang dia membuat penyelesaian yang bagus. Saya sangat gembira dan bangga, ini gelar pertama saya bersama negara saya,” pungkasnya. (m15/rtr/uefa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here