Sekda Paluta Sidak Hari Pertama Kerja Setelah Idul Fitri

0
Sekdakab Paluta H. Burhan Harahap SH melalui Asisten III Drs. H. Anwar benni saat sidak di hari pertama kerja di Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian. ( Waspada / Pahrurroji / B )
Sekdakab Paluta H. Burhan Harahap SH melalui Asisten III Drs. H. Anwar benni saat sidak di hari pertama kerja di Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian. ( Waspada / Pahrurroji / B )

GUNUNGTUA ( Waspada ) : Hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama di Hari Raya Idul Fitri 1440 H, tingkat Kehadiran Aparatur Sipil Negara ( ASN ) Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara mencapai 95 persen.

Cuti bersama lebaran Idul Fitri tahun 2019 ini lebih panjang, ASN mulai libur sejak 31 mei dan baru kembali masuk bekerja pada 10 Juni atau hari ini, kata Sekdakab Paluta H. Burhan Harahap SH melalui Asisten III Drs. H. Anwar Benni saat melakukan sidak di Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian  di jalan lintas Gunungtua – Padangsidimpuan KM 4 Desa Sigama Kecamatan Padang Bolak Senin (10/06).

Sebelumnya, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Padang Lawas Utara Hamdan Sukri Siregar S.Sos didampingi Sekretaris Gindo Rambe S.Sos seusai Apel pagi bersama pegawai PNS dan Non PNS di hari pertama masuk kerja, sekalian melakukan kegiatan rangkaian acara diisi halal bihalal dengan saling bermaafan, acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan seluruh Pegawai dengan jamuan kue lebaran dan kue dodol khas paluta (ulame).

Asisten III pada Sekretariat Daerah Padang Lawas Utara  Drs. H. Anwar Benni menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya karena tingkat kehadiran ASN cukup tinggi, sejak jauh hari seluruh ASN memang sudah diingatkan untuk masuk kerja tepat waktu.

Selanjutnya, Anwar Benni menjelaskan sanksi pelanggaran disiplin karena masalah ketidakhadiran hari pertama masuk kerja, dengan tegas atas nama Pemkab Paluta memberikan sanksi satu tahun tidak bisa naik pangkat, tidak ada toleransi kepada pegawai yang melanggar aturan ini sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur, ujarnya.

Tambahnya, beda jika ketidakhadiran pegawai karena alasan sakit atau kondisi mendesak lainnya dan disampaikan kepada pimpinan, hal itu tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi pimpinan. Katanya. (Cps/ B )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here