Warga Keluhkan RSUD Sibuhuan Tolak Pasien Bersalin

0

SIBUHUAN ( Waspada ): Sejumlah warga Padang Lawas mengeluh karena Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan tolak pasien bersalin, sehingga terpak dirujuk ke RSUD Pasir Pangaraian kabupaten Rokan Hulu.

Seperti yang dialami Zahrona (26) warga Rao rao Dolok Kecamatan Sosa terpaksa di larikan ke Rumah Sakit Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau, Minggu (8/6).

Karena sebelumnya pasien mau menjalani persalinan di Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) desa Ujung Batu Kecamatan Sosa sekira pukul 8.00 wib, namun tidak ada perawat atau bidan di tempat. Dan penjaga RTK menyuruh untuk datang sore pukul 15.00 Wib.

Tetapi saat datang bawa pasien ke RTK perawat tidak juga ada di tempat, pihak keluarga membawa pasien ke Puskesmas Ujung Batu. Bahkan setelah pukul 15.00 WIB, pasien kembali dibawa ke RTK desa Ujung Batu, dan ternyata petugas medis, Bidan Desy sudah berada di tempat dan langsung memeriksa pasien.

Namun menurut keterangan Bidan Desy, tensi darah pasien terlalu tinggi dan harus mendapat penanganan serius dari dokter. Maka ia menganjurkan agar membawa ke Rumah Sakit Pasir Pangarian dengan alasan Dokter obgin lagi kosong di RSUD Sibuhuan.

Kondisi yang sama juga dialami anak kepala desa Sidomuliyo, Pungut, ketika anaknya dibawa ke RSUD Sibuhuan, pihak RSUD langsung menganjurkan untuk dirujuk ke RSUD Pasir Pangaraian.

Kondisi ini juga sebelumnya dialami Emi Pautan, warga Pasar Ipuh kecamatan Ulu Barumun, ketika isterinya mau melakukan persalinan di RSUD Sibuhuan, kata petugas medis dokter obgin atau spesialis kandungan lagi tidak ada, dan dianjurkan untuk dirujuk.

dr. Elni Rubianti Daulay, Kepala RSUD Sibuhuan ketika dihubungi melalui telepon seluler beberapa kali tidak ada jawaban.

Menurut keterangan KTU RSUD Sibuhuan, Irwansyah, Kepala RSUD tidak ada, dan saat ditanya apakah benar pihak RSUD Sibuhuan menolak pasien bersalin, katanya memang benar, karena tidak ada dokter spesialis obgin atau spesialis kandungan.

Kondisi ini sudah berlangsung sejak awal mei pihak RSUD Sibuhuan menolak pasien bersalin karena dokter spesialis obgin atau spesialis kandungan tidak ada, katanya. (a33/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here