Sidang Lanjutan Pelanggaran Pemilu Ditunda

0
KUASA hukum Caleg Hanura Rusmani Manurung, Hawari di dampingi Zulkhairi Harahap saat memberi keterangan kepada wartawan usai sidang. Waspada/Edward Limbong
KUASA hukum Caleg Hanura Rusmani Manurung, Hawari di dampingi Zulkhairi Harahap saat memberi keterangan kepada wartawan usai sidang. Waspada/Edward Limbong

DELISERDANG (Waspada): Sidang lanjutan terkait dugaan pelanggaran administrasi Pemilu Tahun 2019, di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab. Deliserdang, Rabu (12/6) ditunda. Karenanya, pihak pemohon (pelapor) menyayangkan sikap termohon (terlapor) yang tidak siap menyampaikan jawaban.

Sidang dipimpin komisioner Bawaslu Deliserdang Koordinator Sengketa Asman Siagian SH, MH di dampingi Ketua Bawaslu M. Ali Sitorus S,A.g, Komisioner Bawaslu Deliserdang Devisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Aminuddin S.Sos, M.A.

Sedangkan pemohon Caleg partai Hanura dari Dapil II Deliserdang Ir Rusmani Manurung hadir kuasa hukumnya, Hawari SH dan Zulkhairi Harahap SH. Sementara pihak termohon I yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang hanya dihadiri 3 komisioner KPU Deliserdang yakni Ziaulhaq Siregar, Syahrial Effendi dan Relis Yanthi Panjaitan, dan termohon II PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Boy Ardianto.

Sidang lanjutan tersebut dengan agenda mendengarkan jawaban dari termohon I yakni KPU Deliserdang dan termohon II PPK Tanjung Morawa.

Pada saat sidang dibuka pimpinan Asman Siagian, kemudian mempersilahkan termohon I dan II memberi jawaban terkait laporan pemohon. Namun pihak termohon ternyata belum mempersiapkan jawaban dan meminta agar sidang ditunda hingga Kamis (13/6).

Kepada sejumlah wartawan kuasa hukum pemohon, Hawari SH didampingi Zulkhairi Harahap SH menyebutkan menyayangkan sikap termohon. “Kita menyayangkan sikap termohon yang tidak siap terhadap agenda jawaban. Tetapi kita menghormati hak mereka sebagai termohon untuk menyiapkan diri. Dan kami berharap sebenarnya proses ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.

Dengan kondisi seperti ini disebutkan Hawari, pihaknya semakin yakin memenangkan gugatan. “Kami makin optimis, karena ternyata termohon tidak siap, bantahan mereka terkait apa yang sudah kita sampaikan. Itu artinya sebagai indikasi bahwa laporan yang kami sampaikan benar adanya,” tegasnya.

Sementara itu termohon I KPU Deliserdang melalui Komisioner KPU Deliserdang Ziaulhaq Siregar mengaku masih mempersiapkan berkas. “Kita belum mempersiapkan jawaban semalam secara tertulis, karena memang masih sibuk mempersiapkan berkas-berkas untuk gugatan calon presiden ke MK dan berangkat ke Jakarta. Tapi In syaa Allah besok sudah siap,” sebutnya. (cel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here