Petani Karo Bersihkan Debu Vulkanik Sinabung

0
PETANI Desa Kuta Rayat membersihkan tanaman kopi dari material debu vulkanik menggunakan blower. Waspada/Ist
PETANI Desa Kuta Rayat membersihkan tanaman kopi dari material debu vulkanik menggunakan blower. Waspada/Ist

TANAH KARO (Waspada): Petani Karo yang bermukim di desa-desa Kec. Naman Teran, Kec. Simpang Empat, Kec. Payung dan Kec. Tiganderket lingkar gunungapi Sinabung, membersihkan tanaman dari material debu vulkanik menggunakan blower, paska erupsi melontarkan debu setinggi 7.000 meter karena belum turun hujan. Memaksimalkan pembersihan tanaman petani dari debu vulkanik, Dinas Pertanian Kab. Karo membagikan 80 unit blower kepada petani melalui kelompok desa tahun lalu, dari sumber bantuan Kementerian Pertanian.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Karo, Natanail Perangin-angin SH kepada waspada, Kamis (13/6) di Kabanjahe menyebutkan, BPBD dalam hal ini sebagai koordinator, telah mengerjakan tugasnya sekaligus memantau ke lapangan berkaitan dengan hal-hal dampak bencana erupsi Sinabung, terutama dengan dinas teknis. Anggota DPRD Karo Jidin Ginting, SH MH, mengharapkan Dinas Pertanian proaktif menyikapi keluhan petani akibat dampak erupsi Sinabung, agar mereka bisa menyambung hidup dan menyekolahkan anak-anaknya dari hasil mengelola lahan usaha pertanian.

Dinas teknis harus sering ke lapangan mengakomodasi keluhan dan kebutuhan masyarakat, agar mereka tidak susah berkepanjangan paska erupsi Sinabung. Dinas Pertanian juga hendaknya merekomendasikan jenis tanaman yang tahan terhadap dampak erupsi Sinabung, supaya aktivitas bercocok tanamnya bisa memberi hasil dan merotasi tanaman.

Sementara Kepala Desa Sigarang-garang Andy Syahputra Ginting menyebutkan, petani Karo yang bercocok tanam di lingkar Sinabung membutuhkan peralatan yang lebih mutakhir dari blower dan peralatan tersebut bisa disiapkan di ladang-ladang warga, agar disaat ada erupsi dengan penyebaran abu ke lahan pertanian, dapat langsung diaktifkan untuk meminimalkan kerusakan tanaman. Sedangkan Kepala Dinas Pertanian, Sarjana Purba saat akan dikonfirmasi lewat selulernya, tidak berhasil. (cpn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here