Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Aceh Timur

0
AKIBAT kelangkaan gas subsidi 3 kg, warga membawa tabung gas kosong untuk mencari gas di Kota Idi, Kab. Aceh Timur. Foto diambil baru-baru ini. Waspada/M. Ishak
AKIBAT kelangkaan gas subsidi 3 kg, warga membawa tabung gas kosong untuk mencari gas di Kota Idi, Kab. Aceh Timur. Foto diambil baru-baru ini. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Masyarakat Kab. Aceh Timur terutama di Kec. Darul Aman, Nurussalam dan Julok, Idi Tunong dan Idi Rayeuk masih sulit mendapatkan gas epiji bersubsidi 3 kg di pangkalan. Jika pun ada, harga jual di atas Rp30 ribu per tabung. Dalam suasana lebaran, isi ulang gas bersubsidi 3 kg mencapai Rp40 ribu, ini harga di kios-kios eceran. Sedangkan di pangkalan kosong.

“Sekarang di pangkalan kosong dan harga jual gas subsidi 3 kg di kios-kios pengecer mencapai Rp35 ribu per tabung,” kata Nisa, warga Idi Cut di Idi, Minggu (16/6).

Menurutnya, sejumlah pangkalan di Idi Cut dan Nurussalam yang selama ini menjual gas bersubsidi kerap tutup. Jika pun buka, hanya ketika agen penyalur memasok gas subsidi ke pihak pangkalan. “Pangkalan buka 1-2 jam sore hari, setelah itu tutup dan keesokan harinya gas subsidi habis,” kata Nisa.

Kelangkaan gas subsidi diduga akibat pihak pangkalan menjual ke kios pengecer dengan harga di atas Rp20 ribu per tabung. “Pertamina terus menambah pasokan gas subsidi ke Aceh, tapi kelangkaan tetap terjadi. Jika bukan karena permainan antara agen penyalur dengan pangkalan mustahil kebutuhan gas subsidi tidak mampu diimbangi dengan pasokan,” kata Ketua LSM Komunitas Aneuk Nanggroe Aceh (KANa), Muzakir. Ia minta instansi terakit menindaklanjuti kelangkaan gas, termasuk menindak pangkalan yang menjual gas subsidi ke pihak pengecer. (b24)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here