Vidal Gertak Jepang

0

RIO DE JANEIRO (Waspada): Gelandang Arturo Vidal (foto), menggertak Jepang sebagai lawan perdana juara bertahan Chile di Grup C Copa America 2019, Selasa (18/6) pagi mulai pkl 0600 WIB.

“Skuat ini seharusnya ditakuti, dari awal hingga akhir. Kami berharap ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa,” ucap Vidal, seperti dikutip dari AFP, Minggu (16/6).

“Jepang tim yang terorganisir, mereka cepat. Kami harus menyerang mereka dengan sangat cepat, karena setelah itu mereka menjadi 5-4-1 dan itu akan membuat sangat sulit untuk mencetak gol,” beber gelandang Barcelona itu

Meski berstatus juara 2015 dan 2016, Chile justru tidak termasuk tim yang difavoritkan. Penyebabnya, Alexis Sanchez cs terpuruk dengan kegagalan menembus putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sejak itu telah ada perubahan dengan kiper dan kapten veteran Claudio Bravo pensiun dari timnas.

“Semuanya dimulai dari yang baru: proses baru, pemain baru, pelatih baru. Kami butuh berhari-hari untuk membicarakan dan membereskan berbagai hal,” papar Vidal,

Pada usia 32, mantan bintang Juventus dan Bayern Munich ini menjadi salah satu pemain tertua dalam skuat asuhan pelatih asal Kolombia Reinaldo Rueda. Mereka akan menjajal Samurai Biru yang membawa skuat kurang berpengalaman ke Brazil dengan usia rata-rata hanya 22 tahun.

Ketika diumumkan bulan lalu, 17 pemain Jepang bahkan belum pernah memperkuat timnas. Salah satunya Takefusa Kubo yang berusia 18 tahun dan dijuluki “Messi Jepang” dan baru menandatangani kontrak dengan Real Madrid.

“Dia pemain dengan banyak kualitas, tentu ada alasan dia berada di Real Madrid,” kata Vidal.

“Kami telah melihatnya, menganalisisnya dengan sangat baik dan kami tahu cara menghentikan pemain ini,” tambahnya.

Copa America 2019 memang akan menjadi ajang pembuktian bagi Kubo sebagai salah satu pemain paling menjanjikan di dunia. Kubo bergabung dengan akademi muda Barcelona saat berusia sembilan tahun dan mendapatkan julukan “Messi Jepang” karena keterampilan menggiring bolanya yang luar biasa.

Meski raksasa Katalunya itu ingin mempertahankannya, tetapi Madrid bergerak lebih cepat untuk memboyongnya dengan mengalahkan Manchester City, Manchester United serta Paris Saint-Germain.

Kubo salah satu dari 17 pemain yang belum pernah tampil dalam skuat senior Jepang di bawah pelatih Hajime Moriyasu. Jepang sendiri bersedia mengikuti kompetisi ini demi mempersiapkan skuat untuk Olimpiade 2020 di Tokyo.

“Saya tidak suka dibandingkan dengan Messi. Tetapi suatu hari nanti saya berharap bisa bermain seperti dia,” kata Kubo. (m15/afp/fifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here