Wakil Ketua DPR Berharap Keterbukaan Komunikasi dari Pemerintah China

0

JAKARTA (Waspada) Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Fahri Hamzah mendorong adanya keterbukaan komunikasi dari Pemerintah China kepada negara-negara di wilayah Asia Tenggara, khususnya dengan Indonesia terkait berbagai hal yang menjadi isu-isu penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Ini merupakan bagian dari upaya untuk banyak bertemu dan berbicara, supaya kalau ada salah paham bisa diluruskan dan diklarifikasi. Itu sebabnya pertemuan ini kita hargai,” kata Fahri usai menerima Vice President of China Islamic Association dan President of Xinjiang Islamic Institute, Abudurekefu Tumuniyazi didampingi Hu Zhengyue, dan Dubes Tiongkok untuk Indonesia di Gedung DPR RI, Senin (17/6).

Dalam pertemuan itu Fahri menjelaskan hubungan antara Indonesia-China. Misalnya Fahri menyebut China itu dikenal melalui teks-teks lama yang kesannya positif, seperti tuntutlah ilmu hingga ke negeri China. Juga sejarah tentang Laksamana Cheng Ho di Indonesia,.

Wakil Ketua DPR ini berharap dengan adanya pertemuan tentu dapat membawa informasi dan saling memahami diantara kedua negara.

“Semua itu, adalah kisah positif. Kita harus beritahu ke mereka supaya mengembangkan diplomasi dengan platform seperti itu, agar lebih positif dan bisa menjelaskan apa yang dianggap oleh dunia lain sebagai suatu persoalan,” tambahnya lagi.

Fahri mengatakan, dirinya mengkritik kalau hubungan antara Indonesia dengan negara-negara seperti China menyempit hanya sebatas persoalan ekonomi saja. Padahal seharusnya hal itu bisa ditingkatkan sebagai diplomasi budaya, perdamaian, serta diplomasi yang lebih luas cakupannya dan lebih luhur nilainya.

“Jangan dipersempit. Lelah kita kalau bicara soal ekonomi terus-menerus. Padahal ada isu-isu lain yang cukup memprihatinkan untuk kita beri perhatian, soal manusia, kebudayaan, kebebasan dan lain sebagainya. Kita di DPR menjelaskan hal-hal yang mungkin dari Eksekutif tidak pernah mereka dengar. Oleh karenanya kita mendorong supaya ada keterbukaan komunikasi agar tidak terjadi salah paham,” pungkas Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (aya)

Ket Gambar : Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berjabat tangan dengan Vice President of China Islamic Association dan President of Xinjiang Islamic Institute, Abudurekefu Tumuniyazi di Gedung DPR RI, Senin (17/6). (Waspada/Ist)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here