Korban Tewas Gelombang Panas di India Bertambah

0
Seorang pedagang kaki lima di New Delhi, India, berteduh ditengah gelombang panas yang melanda negeri itu. EPA

NEW DELHI, India (Waspada): Gelombang panas yang menerjang India sejak beberapa dua pekan teakhir sudah merenggut lebih dari 100 nyawa hingga Selasa (17/6) waktu setempat. Korban tewas terbanyak berada di Negara Bagian Bihar, di mana 76 orang meninggal sepanjang akhir pekan lalu.

Pejabat dari badan penanggulangan bencana Bihar mengungkap, sebanyak 33 korban tewas berasal dari Distrik Baurangabad, 31 dari Gaya, dan 12 dari Nawada. Para korban meninggal pada Sabtu dan Minggu.

“Sebagian besar korban merupakan petani dan buruh yang bekerja di ruang terbuka. Suhu panas sangat parah kali ini, dengan kadar merkuri menembus 46 derajat Celsius di daerah tertentu dalam beberapa hari terakhir,” kata seorang pejabat, dikutip dari DPA, Selasa. Dia menambahkan, ini merupakan pertama kalinya Bihar mengalami jumlah korban meninggal yang besar akibat cuaca panas hanya dalam 2 hari.

Dinas kesehatan meminta warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari dan banyak minum air outih untuk menghindari heatstroke. Sekolah-sekolah di daerah terparah yang dilanda gelombang panas ditutup sampai Rabu.

Suhu ekstrem menerjang banyak negara bagian di India sejak tiga pekan terakhir yakni mencapai 40-50 derajat Celsius. Bahkan di negara bagian Rajasthan menembus 50 derajat Celsius. Di masa awal gelombang panas, 36 orang tewas sehingga total korban sampai saat ini menembus 100 orang. Departemen Meteorologi India memperkirakan gelombang panas masih akan terjadi hingga 5 hari mendatang. (dpa/And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here