Dua Anggota Sindikat Curanmor Ditembak

0
KAPOLSEK Medan Area Kompol Anjas A. Siregar ekspos dua tersangka pencuri sepedamotor yang ditembak. Waspada/Rudi Arman
KAPOLSEK Medan Area Kompol Anjas A. Siregar ekspos dua tersangka pencuri sepedamotor yang ditembak. Waspada/Rudi Arman

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Area menembak dua tersangka anggota sindikat pencurian sepedamotor karena berusaha melawan dan melarikan diri dalam penyergapan di Jl. AR Hakim simpang Jl. Bromo, Kamis (20/6) dinihari. Tersangka EM alias Edo, 19, warga Pasar V Tembung, Dusun Salak, Kec. Medan Tembung dan AZ, 20, warga Jl. Titi Sewa Benteng Hilir Gang Sejahtra, Desa Bandar Klipa, Kec. Percut Seituan.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas A. Siregar kepada wartawan, Jumat (21/6) mengatakan, kedua tersangka ditangkap usai melakukan aksinya membawa kabur sepedamotor Saniah, 52, warga Jl. Utama Gang Melati 1, Kel. Komat IV, Kec. Medan Area. “Korban kehilangan sepedamotor BK 5553 AGJ saat diparkir di rumahnya,” jelas Kompol Anjas.

Dijelaskan, dari hasil lidik, tersangka pelaku ada 4 orang, namun yang kita tangkap baru 2 orang yakni EM alias Edo dan AZ. Dua tersangka lainnya masih kita kejar. “Saat kita tangkap dua tersangka lainnya kabur. Barang bukti yang kita amankan 1 sepedamotor korban, 1 sepedamotor tersangka, 1 tang pemotong dan 2 baju. Mereka ini adalah sindikat. Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara,” terang Anjas.

Dari catatan kepolisian, kedua tersangka sudah 9 kali melakukan curanmor di antaranya di kawasan Jl. Denai, Letda Sudjono, Jl. Sutrisno dan lain-lain. “Selain rutinitas mencuri sepedamotor, tersangka juga beraksi berdasarkan pesanan yang ingin sepedamotor dengan harga murah. Kasus ini terus kita kembangkan untuk mengungkap sindikat besar curanmor ini,” tegasnya.

Jadi kalau ada pesanan, sindikat ini langsng melakukan aksi. “Usai beraksi sepedamotor hasil kejahatan langsung diserahkan kepada pemesan sehingga barang bukti tidak ada lagi di tangan tersangka,” kata Kompol Anjas.

Selain itu barang bukti tang pemotong yang dipergunakan sindikat ini dipergunakan memotong gembok pagar dan rumah korban. “Pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kawanan sindikat curanmor yang sangat meresahkan warga Kota Medan,” kata Kapolsek Medan Area. (m39)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here