Kebakaran Hebat Hanguskan 7 Rumah, Kerugian 500 Juta

0
Kondisi kebakaran rumah semi permanen di Perumahan Emplasmen Kuala Namu, Beringin, Kabupaten Deliserdang. Waspada/Edward Limbong.

DELISERDANG (Waspada): Kebakaran hebat menghanguskan sebanyak 7 rumah semi permanen yang dihuni 12 kepala keluarga (KK) di Perumahan Emplasmen Kuala Namu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Senin (24/6). Diduga kuat, api berasal dari arus pendek listrik atau korsleting. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian mencapai 500 juta rupiah.

Pantaun Waspada di lokasi, warga mengetahui adanya kobaran api sekitar pukul 10:40. Selanjutnya warga dibantu personel dari Polsek Beringin dan TNI berusaha mengevakuasi harta benda di dalam rumah korban dan memadamkan api dengan air sumur, sambil menunggu bantuan dari pemadam kebakaran.

Sebanyak 7 rumah warga yang dilahap si jago merah berada di perumahan pondok perkebunan PTPN II, Dusun I, Desa Emplasmen, Kuala Namu, api diduga berasal dari aliran korsleting listrik di rumah Karsian, 53. Karena sebagian badan bangunan berbahan kayu, api cepat membesar dan asap tebal membumbung tinggi.

Pada pukul 11:55 pemadam kebakaran dari Pemkab Deliserdang tiba di lokasi kejadian berjumlah 3 unit. Api pun dapat dipadamkan pada pukul 12:45.

Adapun rumah yang terbakar ditempati Karsian 58, Sudarwin 46, Kliwon 58, Supriono 32, Leginem 64, Hariadi 35, Abdul Rohim 65, Satimun 65, Sri 31, Paimun 60, Ramadhani 35 dan Supardi L 60.

Kepala Desa Emplasmen Kuala Namu Koko Kurniawan mengatakan, rumah yang terbakar terdiri dari 12 kepala rumah tangga. “Jadi di dalam 7 rumah yang terbakar itu ada sebanyak 12 KK yang tinggal. Penyebabnya diduga arus pendek listrik atau korsleting dari rumah Karsian,” katanya.

Untuk sementara, sebut kepala desa, warga yang menjadi korban terpaksa mengungsi karena kondisi rumah tidak layak lagi dihuni. “Kita langsung buka posko bersama Polsek dan pihak terkait. Dan nanti kita memberi bantuan kepada para korban kebakaran,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Beringin AKP Bambang H. Tarigan menyebutkan, pihaknya saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui apa penyebab pasti kebakaran. “Jadi untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Namun kerugian material mencapai kurang lebih 500 juta. Untuk penyebab kebakaran kita belum tau persis. Kalau kita dapat informasi dari masyarakat ini karena arus pendek listrik atau korsleting,” ungkapnya. (cel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here