Kemenag Perkuat Wawasan Haji Jurnalis MCH

0

JAKARTA (Waspada): Wartawan yang masuk dalam tim Media Center Haji (MCH) di Arab Saudi, diharapkan dapat memberikan informasi yang mencerahkan kepada masyarakat. Berita-berita dan foto apapun yang dibuat para pewarta, akan sangat ditunggu seluruh keluarga para jamaah.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Nur Kholis saat membuka pembekalan petugas MCH musim haji 2019 di Kantor Kemenag, Senin (24/6) mengatakan, para jurnalis menjadi bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Tujuan MCH adalah memberitakan perjalanan ibadah haji dan proses pelayanan yang diberikan pemerintah, secara berimbang.

“Masyarakat dan keluarga jamaah haji di Tanah Air sangat mengharapkan berita-berita yang benar, bukan berita bohong atau hoax. Itulah pentingnya peran para jurnalis dari berbagai media yang ikut dalam musim haji tahun ini,” kata Nur Kholis.

Direktur Bina Haji Kemenag, Khoirizi H Dasir dalam kesempatan yang sama mengatakan, MCH sudah dinilai sama penting dengan tiga pilar lainnya dalam pelaksanaan ibadah haji. Tiga pilar pelaksanaan ibadah haji adalah pembinaan, pelayanan dan perlindungan. Apa yang dilakukan MCH dengan memberikan berita pandangan mata dengan narasumber kompeten dan kredibel, sangat diperlukan sebagai bentuk konfirmasi.

“Tidak ada larangan memberitakan proses pelayanan haji dari sisi apapun, tapi harusnya berimbang,” kata Khoirizi.

Plt Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag, Ali Rohmat mengatakan, kebutuhan akan layanan informasi cenderung mengalami eskalasi manakala terjadi peristiwa musibah di saudi saat musim haji. McH diharapkan menjadi sarana masyarakat mendapat layanan informasi yang terpercaya.

Ditambahkannya, selama musimhaji, jutaan masyarakat indonesia mengikuti perkembangan perjalanan ibadah haji. Tahun ini, 214 ribu quota haji reguler dan 17 ribu haji khusus siap memenuhi Tanah Suci Makkah.

Tim MCH akan mengedukasi masyarakat lewat pemberitaan terkait layanan fasilitas yang disiapkan pemerintah, peta lokasi perhajian, pola hidup dan tradisi di Arab Saudi, keseimbangan ibadah dan kesehatan.(dianw/B).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here