Opini

Kabura Maqtan

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin bersua orang-orang yang banyak ilmu tetapi kurang sekali meng...

Iman Dan Akal

Dalam beberapa ayat Alquran, Allah SWT menyeru manusia untuk menggunakan akal pikirannya; Afalaa t...

Bulan Dakwah

Ramadhan juga dikenal sebagai bulan dakwah Para muballigh diundang ke mana-mana menyampaikan pe...

Kaum Lahabiyyin

Binasalah kedua tangan Abu Lahab, dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepada...

I’tikaf

‘Abdullah bin Al-‘Abbas, sahabat sekaligus sepupu Rasulullah SAW yang dikenal dengan gelar “Tarjum...

Kekuatan Dan Kelemahan

Nabi Yacub as mungkin saja sudah menduga kalau anaknya Yusuf as akan hidup sebagai manusia mulia. ...

Ihsan

Maka beritahukanlah kepadaku tentang ihsan. Nabi menjawab: Ihsan ialah bahwasanya engkau meny...

Mimbar Jumat

Kabura Maqtan...

Dalam kehidupan sehari-hari mung...

Iman Dan Akal...

Dalam beberapa ayat Alquran, Alla...

Bulan Dakwah ...

Ramadhan juga dikenal sebagai bu...

Kaum Lahabiyyin...

Binasalah kedua tangan Abu Lah...

Lentera

Kabura Maqtan...

Dalam kehidupan sehari-hari mung...

Iman Dan Akal...

Dalam beberapa ayat Alquran, Alla...

Bulan Dakwah ...

Ramadhan juga dikenal sebagai bu...

Kaum Lahabiyyin...

Binasalah kedua tangan Abu Lah...

Lentera Ramadhan

Kabura Maqtan...

Dalam kehidupan sehari-hari mung...

Iman Dan Akal...

Dalam beberapa ayat Alquran, Alla...

Bulan Dakwah ...

Ramadhan juga dikenal sebagai bu...

Kaum Lahabiyyin...

Binasalah kedua tangan Abu Lah...

Banner
Iman Dan Akal
Articles | Lentera Ramadhan
Written by Edy Rachmad on Wednesday, 24 August 2011 07:21   
Share
Dalam beberapa ayat Alquran, Allah SWT menyeru manusia untuk menggunakan akal pikirannya; Afalaa ta'qiluun (apakah kamu tidak berpikir?), fa'tabiruu ya ulil albab (hendaklah berpikir wahai orang-orang yang berakal!). Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?(QS.21:10)

Dalam sebuah hadis juga disebutkan: laa dina liman laa ‘aqla lahu (Tiada agama yang tidak menggunakan akal pikiran). Alam raya dan segala isinya bahkan akan tunduk kepada manusia, tapi ketundukkan itu terbatas hanya kepada orang yang menggunakan akalnya (QS.45:13)

Orang-orang besar seperti al-Faraby, al-Jabary, Ibnu Hamdun, Ibnu Rusyd, Ibnu Sina, Al-Ghazaly dan tokoh lain di abad pertengahan., mereka dikenal sampai sekarang bukan karena kegagahannya atau karena kekayaannya, tapi karena akalnya. Terobosan fenomenal mereka memberikan catatan dengan tinta emas pada sejarah Islam.

...niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.(QS.58:11). Maka teruslah mendayagunakan akal di sini ada nasihat orang tua tuntutlah ilmu tiada jemu.

Jelas sekali, posisi akal dalam Islam sangat penting. Akal berada pada posisi dituntun oleh aturan agama, bukan sebaliknya; akal sebagai qa’id (penuntun) bagi agama.

Orang yang menjadikan akalnya pada posisi supremasi hingga menuntun agamanya, sejatinya adalah orang yang keliru. Sebaliknya orang-orang yang menundukkan dan mengeksplorasi akalnya dalam aturan agama inilah yang disebut manusia berakal dan beriman kepada Allah SWT. ( Dedi Sahputra )



 

Internasional

Harta Terbaik...

Suatu waktu, Rasululah SAW duduk di atas mimbarnya...

Kabura Maqtan...

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin bersua orang-o...

Iman Dan Akal...

Dalam beberapa ayat Alquran, Allah SWT menyeru manu...

Bulan Dakwah ...

Ramadhan juga dikenal sebagai bulan dakwah Para m...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada