Top Stories

Diskriminasi Pemko Picu Kemarahan Umat
BNN Sita Transaksi Di Laut
Anak Sekarang Banyak ‘Diasuh’ TV
Besok, Pemko Gelar Zikir Di Lapangan Merdeka
Medan Kota Termacat Ke-8 Di Indonesia

Opini

Mayat Wanita Di Jalan Tol

MEDAN (Waspada): Sesosok mayat wanita, disebut-sebut bernama Mawarni ,23, warga Jl. Kawat V, Kel Mab...

Gatot-Erry Harmonis Pimpin Sumut

MEDAN ( Waspada):  Wagubsu HT Erry Nuradi menegaskan roda pemerintahan di Provinsi Sumatera Utara, y...

Diskriminasi Pemko Picu Kemarahan Umat

MEDAN (Waspada): Diskriminasi yang dipertontonkan Pemko Medan terkait pendirian rumah ibadah akan me...

BNN Sita Transaksi Di Laut

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan BNNP Sumut mengungkap jaringan pe...

Anak Sekarang Banyak ‘Diasuh’ TV

MEDAN (Waspada): Banyak orangtua membiarkan anaknya yang masih usia dini berjamjam berada di depan l...

Besok, Pemko Gelar Zikir Di Lapangan Merdeka

MEDAN (Waspada): Pemko Medan akan menggelar zikir dan doa serta tausyiah agama dalam rangka memeriah...

Medan Kota Termacat Ke-8 Di Indonesia

JAKARTA (Waspada): Kementerian Perhubungan (Kemenhub),belum lama ini merilis kota-kota termacat atau...

Mimbar Jumat

Mayat Wanita Di J...

MEDAN (Waspada): Sesosok mayat wani...

Gatot-Erry Harmon...

MEDAN ( Waspada):  Wagubsu HT Erry ...

Diskriminasi Pemk...

MEDAN (Waspada): Diskriminasi yang ...

BNN Sita Transaks...

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Na...

Lentera

Mayat Wanita Di J...

MEDAN (Waspada): Sesosok mayat wani...

Gatot-Erry Harmon...

MEDAN ( Waspada):  Wagubsu HT Erry ...

Diskriminasi Pemk...

MEDAN (Waspada): Diskriminasi yang ...

BNN Sita Transaks...

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Na...

Lentera Ramadhan

Mayat Wanita Di J...

MEDAN (Waspada): Sesosok mayat wani...

Gatot-Erry Harmon...

MEDAN ( Waspada):  Wagubsu HT Erry ...

Diskriminasi Pemk...

MEDAN (Waspada): Diskriminasi yang ...

BNN Sita Transaks...

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Na...

Banner
Dokter Baru Wajib Ditempatkan Di RS Tipe C, D, Puskesmas
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 06 December 2011 04:07   
Share

MEDAN (Waspada): Mulai 2012, seluruh dokter yang baru menyelesaikan pendidikannya harus  ditempatkan di rumah sakit tipe C dan D, serta puskesmas di Kab/kota di Sumut selama 1 tahun.


Hal ini sesuai Surat Keputusan Permenkes No. 299 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Program  Internship Dokter Indonesia dan Penempatan Dokter Pasca Internship. “Ini berlaku untuk  seluruh propinsi. Sedangkan sub komitenya berasal dari Dekan Fakultas Kedokteran, Asosiasi  Rumah Sakit, dan Ikatan Dokter Indonesia,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei  Sp.OG, di ruang kerjanya, Senin (5/12).


Diterangkannya, untuk penentuan dokter yang akan ditempatkan itu nantinya, akan ditentukan  oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI). “Ini merupakan program baru bagi dokter yang  baru tamat dan wajib dilakukan, tidak boleh memilih tempat sendiri selama 1 tahun. Setelah itu  baru bebas memilih apakah akan mengambil spesialis atau tidak,” sebutnya.


Penempatan dokter ini, kata Candra, diharapkan untuk memberikan keterampilan dan masalah  administrasi dokter tersebut menjadi baik. “Penempatannya di rumah sakit kelas C dan D. Jadi,  diharapkan tiap kab/kota ada dua dokter yaitu di rumah sakit dan puskesmas,” kata Candra.


Menurut Candra, para dokter yang baru tamat ini akan didampingi oleh seorang dokter pendamping  atau supervisor. Dimana satu dokter pendamping untuk 5 sampai 10 dokter yang ditempatkan.  “Tapi, paling tidak satu dokter pendamping akan mendampingi lima dokter yang dididik tadi,”  katanya.


Sekretaris Umum IDI Sumut dr. Ade Taufiq, SpOG menuturkan, untuk program tersebut mereka  sedang mempersiapkan sekitar 200 dokter alumnus USU, karena USU memiliki Kurikulum Berbasis  Kompetensi. “Ada sekitar 60 dokter dari seluruh kab/kota di Sumut, yang sudah dilatih di  Jakarta, termasuk dokter dari seluruh Indonesia untuk mendampingi dokter yang akan  ditempatkan nantinya,” ujar Ade Taufiq yang juga sebagai ketua disivi dokter pendamping.


Dokter yang diberikan pelatihan itu, merupakan dokter umum yang sudah memiliki Surat Tanda  Registerasi dan mempunyai izin praktek dari IDI. “Diharapkan penempatan dokter muda ini akan  membantu pelayanan di rumah sakit  dan puskesmas,” ujarnya. (h02)



 

Internasional

1 Muharram Momentum Intros...

MEDAN (Waspada): Kepala Kantor Kementerian Agama Sumu...

Mayat Wanita Di Jalan Tol ...

MEDAN (Waspada): Sesosok mayat wanita, disebut-sebut ...

Gatot-Erry Harmonis Pimpin...

MEDAN ( Waspada):  Wagubsu HT Erry Nuradi menegaskan ...

Diskriminasi Pemko Picu Ke...

MEDAN (Waspada): Diskriminasi yang dipertontonkan Pem...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada