Top Stories

Pemko Medan ‘Pelihara’ Vihara Bermasalah
Selamatkan Gedung Nasional
Kejagung Tahan Kasubbag Program Jurusan Farmasi USU
BNN Sumut Periksa Urine PNS Pemprovsu
Pemprovsu Prioritaskan Utang BDB

Opini

Pemko Ngotot Terbitkan IMB Centre Point

MEDAN (Waspada): Meski menuai kecaman dari berbagai pihak, namun  Pemerintah Kota (Pemko) Medan teta...

Pemko Abaikan Perda Dan UU

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengabaikan Peraturan Daerah (Perda) maupun undangund...

Pemko Medan ‘Pelihara’ Vihara Bermasalah

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid Drs. H. Leo Imsar Adna...

Selamatkan Gedung Nasional

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota Medan meminta kepada pihak yayasan agar menyelamatkan dan menjaga G...

Kejagung Tahan Kasubbag Program Jurusan Farmasi USU

MEDAN (Waspada): Kejaksaan Agung konsisten menuntaskan penyidikan dugaan korupsi di Universitas Suma...

BNN Sumut Periksa Urine PNS Pemprovsu

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara mendatangi Kantor Gubernur S...

Pemprovsu Prioritaskan Utang BDB

MEDAN (Waspada): Pelunasan utang bantuan keuangan pemerintah (BKP) atau dahulu dikenal bantuan daera...

Mimbar Jumat

Pemko Ngotot Terb...

MEDAN (Waspada): Meski menuai kecam...

Pemko Abaikan Per...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota (P...

Pemko Medan ‘Peli...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Aliansi...

Selamatkan Gedung...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota Me...

Lentera

Pemko Ngotot Terb...

MEDAN (Waspada): Meski menuai kecam...

Pemko Abaikan Per...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota (P...

Pemko Medan ‘Peli...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Aliansi...

Selamatkan Gedung...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota Me...

Lentera Ramadhan

Pemko Ngotot Terb...

MEDAN (Waspada): Meski menuai kecam...

Pemko Abaikan Per...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota (P...

Pemko Medan ‘Peli...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Aliansi...

Selamatkan Gedung...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota Me...

Banner
Dokter Baru Wajib Ditempatkan Di RS Tipe C, D, Puskesmas
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 06 December 2011 04:07   
Share

MEDAN (Waspada): Mulai 2012, seluruh dokter yang baru menyelesaikan pendidikannya harus  ditempatkan di rumah sakit tipe C dan D, serta puskesmas di Kab/kota di Sumut selama 1 tahun.


Hal ini sesuai Surat Keputusan Permenkes No. 299 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Program  Internship Dokter Indonesia dan Penempatan Dokter Pasca Internship. “Ini berlaku untuk  seluruh propinsi. Sedangkan sub komitenya berasal dari Dekan Fakultas Kedokteran, Asosiasi  Rumah Sakit, dan Ikatan Dokter Indonesia,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei  Sp.OG, di ruang kerjanya, Senin (5/12).


Diterangkannya, untuk penentuan dokter yang akan ditempatkan itu nantinya, akan ditentukan  oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI). “Ini merupakan program baru bagi dokter yang  baru tamat dan wajib dilakukan, tidak boleh memilih tempat sendiri selama 1 tahun. Setelah itu  baru bebas memilih apakah akan mengambil spesialis atau tidak,” sebutnya.


Penempatan dokter ini, kata Candra, diharapkan untuk memberikan keterampilan dan masalah  administrasi dokter tersebut menjadi baik. “Penempatannya di rumah sakit kelas C dan D. Jadi,  diharapkan tiap kab/kota ada dua dokter yaitu di rumah sakit dan puskesmas,” kata Candra.


Menurut Candra, para dokter yang baru tamat ini akan didampingi oleh seorang dokter pendamping  atau supervisor. Dimana satu dokter pendamping untuk 5 sampai 10 dokter yang ditempatkan.  “Tapi, paling tidak satu dokter pendamping akan mendampingi lima dokter yang dididik tadi,”  katanya.


Sekretaris Umum IDI Sumut dr. Ade Taufiq, SpOG menuturkan, untuk program tersebut mereka  sedang mempersiapkan sekitar 200 dokter alumnus USU, karena USU memiliki Kurikulum Berbasis  Kompetensi. “Ada sekitar 60 dokter dari seluruh kab/kota di Sumut, yang sudah dilatih di  Jakarta, termasuk dokter dari seluruh Indonesia untuk mendampingi dokter yang akan  ditempatkan nantinya,” ujar Ade Taufiq yang juga sebagai ketua disivi dokter pendamping.


Dokter yang diberikan pelatihan itu, merupakan dokter umum yang sudah memiliki Surat Tanda  Registerasi dan mempunyai izin praktek dari IDI. “Diharapkan penempatan dokter muda ini akan  membantu pelayanan di rumah sakit  dan puskesmas,” ujarnya. (h02)



 

Internasional

Hasrul Azwar: Tolong Janga...

MEDAN (Waspada):  Sikap emosional  Hasrul Azwar dan a...

Pemko Ngotot Terbitkan IMB...

MEDAN (Waspada): Meski menuai kecaman dari berbagai p...

Pemko Abaikan Perda Dan UU...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengab...

Pemko Medan ‘Pelihara’ Vih...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Aliansi Ormas Islam Sumat...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada