Top Stories

PPP Kubu Djan Faridz Tunjuk Aswan Jaya Pimpin DPW PPP Sumut
DPRD Kawal Proses Hukum PT. KAI
Kebohongan PT. KAI Bertambah
Soal Tangkap Kepiting, Nelayan Ngadu Ke Wagubsu
Gagal Umroh, Biro Travel ‘Diserbu’

Opini

Erry: Tak Ada Teman Abadi Dalam Politik

MEDAN (Waspada): Wagubsu HT Erry Nuradi mengaku, pilihannya menerima amanat sebagai ketua DPW Partai...

Musim Kemarau Awas Dehidrasi

MEDAN (Waspada): Kota Medan dan beberapa daerah di Sumut yang memasuki musim kemarau dengan suhu uda...

PPP Kubu Djan Faridz Tunjuk Aswan Jaya Pimpin DPW PPP Sumut

MEDAN (Waspada): Ketua Umum DPP PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Djan Faridz melalui suratnya No 0...

DPRD Kawal Proses Hukum PT. KAI

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi D DPRD Medan Ahmad Arif menyatakan siap mengawal proses hukum PT. KAI ...

Kebohongan PT. KAI Bertambah

MEDAN (Waspada): Kebohongan yang dilakukan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumut – ...

Soal Tangkap Kepiting, Nelayan Ngadu Ke Wagubsu

MEDAN (Waspada): Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nuradi, MSi akan meneruskan keluha...

Gagal Umroh, Biro Travel ‘Diserbu’

MEDAN (Waspada): Sejumlah jamaah yang gagal berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan umroh, Rabu (...

Mimbar Jumat

Erry: Tak Ada Tem...

MEDAN (Waspada): Wagubsu HT Erry Nu...

Musim Kemarau Awa...

MEDAN (Waspada): Kota Medan dan beb...

PPP Kubu Djan Far...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum DPP PPP...

DPRD Kawal Proses...

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi D DPR...

Lentera

Erry: Tak Ada Tem...

MEDAN (Waspada): Wagubsu HT Erry Nu...

Musim Kemarau Awa...

MEDAN (Waspada): Kota Medan dan beb...

PPP Kubu Djan Far...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum DPP PPP...

DPRD Kawal Proses...

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi D DPR...

Lentera Ramadhan

Erry: Tak Ada Tem...

MEDAN (Waspada): Wagubsu HT Erry Nu...

Musim Kemarau Awa...

MEDAN (Waspada): Kota Medan dan beb...

PPP Kubu Djan Far...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum DPP PPP...

DPRD Kawal Proses...

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi D DPR...

Banner
Dokter Baru Wajib Ditempatkan Di RS Tipe C, D, Puskesmas
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 06 December 2011 04:07   
Share

MEDAN (Waspada): Mulai 2012, seluruh dokter yang baru menyelesaikan pendidikannya harus  ditempatkan di rumah sakit tipe C dan D, serta puskesmas di Kab/kota di Sumut selama 1 tahun.


Hal ini sesuai Surat Keputusan Permenkes No. 299 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Program  Internship Dokter Indonesia dan Penempatan Dokter Pasca Internship. “Ini berlaku untuk  seluruh propinsi. Sedangkan sub komitenya berasal dari Dekan Fakultas Kedokteran, Asosiasi  Rumah Sakit, dan Ikatan Dokter Indonesia,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei  Sp.OG, di ruang kerjanya, Senin (5/12).


Diterangkannya, untuk penentuan dokter yang akan ditempatkan itu nantinya, akan ditentukan  oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI). “Ini merupakan program baru bagi dokter yang  baru tamat dan wajib dilakukan, tidak boleh memilih tempat sendiri selama 1 tahun. Setelah itu  baru bebas memilih apakah akan mengambil spesialis atau tidak,” sebutnya.


Penempatan dokter ini, kata Candra, diharapkan untuk memberikan keterampilan dan masalah  administrasi dokter tersebut menjadi baik. “Penempatannya di rumah sakit kelas C dan D. Jadi,  diharapkan tiap kab/kota ada dua dokter yaitu di rumah sakit dan puskesmas,” kata Candra.


Menurut Candra, para dokter yang baru tamat ini akan didampingi oleh seorang dokter pendamping  atau supervisor. Dimana satu dokter pendamping untuk 5 sampai 10 dokter yang ditempatkan.  “Tapi, paling tidak satu dokter pendamping akan mendampingi lima dokter yang dididik tadi,”  katanya.


Sekretaris Umum IDI Sumut dr. Ade Taufiq, SpOG menuturkan, untuk program tersebut mereka  sedang mempersiapkan sekitar 200 dokter alumnus USU, karena USU memiliki Kurikulum Berbasis  Kompetensi. “Ada sekitar 60 dokter dari seluruh kab/kota di Sumut, yang sudah dilatih di  Jakarta, termasuk dokter dari seluruh Indonesia untuk mendampingi dokter yang akan  ditempatkan nantinya,” ujar Ade Taufiq yang juga sebagai ketua disivi dokter pendamping.


Dokter yang diberikan pelatihan itu, merupakan dokter umum yang sudah memiliki Surat Tanda  Registerasi dan mempunyai izin praktek dari IDI. “Diharapkan penempatan dokter muda ini akan  membantu pelayanan di rumah sakit  dan puskesmas,” ujarnya. (h02)



 

Internasional

Polsek Sunggal Sita 2 Ton ...

MEDAN (Waspada): Aparat Polsek Sunggal menggagalkan p...

Erry: Tak Ada Teman Abadi ...

MEDAN (Waspada): Wagubsu HT Erry Nuradi mengaku, pili...

Musim Kemarau Awas Dehidra...

MEDAN (Waspada): Kota Medan dan beberapa daerah di Su...

PPP Kubu Djan Faridz Tunju...

MEDAN (Waspada): Ketua Umum DPP PPP (Partai Persatuan...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada