Top Stories

Dua Rekanan Divonis Delapan Tahun Penjara
Sidang Minim Di PN Medan
C1 Kosong: Sutan Bhatoegana Datangi Panwaslu Kota Medan
Rumah Bandar Narkoba Digerebek
Pemeriksaan Istri Anggota DPRDSU Terkendala

Opini

Calon Taruna Akpol Ditipu Rp500 Juta

MEDAN (Waspada): Petugas Reskrim Unit Tipiter Polresta Medan menangkap  seorang ibu rumah tangga (IR...

Dua Mantan Pejabat Humas PLN Diperiksa 

MEDAN (Waspada): Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut  memeriksa dua mantan pejabat ...

Dua Rekanan Divonis Delapan Tahun Penjara

MEDAN (Waspada): Dua rekanan Johan Tancho dan Johan Winata terdakwa  korupsi Alat Kesehatan (Alkes) ...

Sidang Minim Di PN Medan

MEDAN (Waspada): Hari kedua pasca demonstrasi yang dilakukan puluhan  panitera, aktivitas sidang pid...

C1 Kosong: Sutan Bhatoegana Datangi Panwaslu Kota Medan

MEDAN (Waspada): Calon legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrat Sutan  Bhatoegana bersama timn...

Rumah Bandar Narkoba Digerebek

MEDAN (Waspada): Petugas Sat Reserse Narkoba Polresta Medan menggerebek  rumah bandar narkoba sekali...

Pemeriksaan Istri Anggota DPRDSU Terkendala

MEDAN (Waspada): Pemeriksaan terhadap istri anggota DPRD Sumut berinisial  An, 47, belum bisa dilaku...

Mimbar Jumat

Calon Taruna Akpo...

MEDAN (Waspada): Petugas Reskrim Un...

Dua Mantan Pejaba...

MEDAN (Waspada): Penyidik Tindak Pi...

Dua Rekanan Divon...

MEDAN (Waspada): Dua rekanan Johan ...

Sidang Minim Di P...

MEDAN (Waspada): Hari kedua pasca d...

Lentera

Calon Taruna Akpo...

MEDAN (Waspada): Petugas Reskrim Un...

Dua Mantan Pejaba...

MEDAN (Waspada): Penyidik Tindak Pi...

Dua Rekanan Divon...

MEDAN (Waspada): Dua rekanan Johan ...

Sidang Minim Di P...

MEDAN (Waspada): Hari kedua pasca d...

Lentera Ramadhan

Calon Taruna Akpo...

MEDAN (Waspada): Petugas Reskrim Un...

Dua Mantan Pejaba...

MEDAN (Waspada): Penyidik Tindak Pi...

Dua Rekanan Divon...

MEDAN (Waspada): Dua rekanan Johan ...

Sidang Minim Di P...

MEDAN (Waspada): Hari kedua pasca d...

Banner
Dokter Baru Wajib Ditempatkan Di RS Tipe C, D, Puskesmas
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 06 December 2011 04:07   
Share

MEDAN (Waspada): Mulai 2012, seluruh dokter yang baru menyelesaikan pendidikannya harus  ditempatkan di rumah sakit tipe C dan D, serta puskesmas di Kab/kota di Sumut selama 1 tahun.


Hal ini sesuai Surat Keputusan Permenkes No. 299 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Program  Internship Dokter Indonesia dan Penempatan Dokter Pasca Internship. “Ini berlaku untuk  seluruh propinsi. Sedangkan sub komitenya berasal dari Dekan Fakultas Kedokteran, Asosiasi  Rumah Sakit, dan Ikatan Dokter Indonesia,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei  Sp.OG, di ruang kerjanya, Senin (5/12).


Diterangkannya, untuk penentuan dokter yang akan ditempatkan itu nantinya, akan ditentukan  oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI). “Ini merupakan program baru bagi dokter yang  baru tamat dan wajib dilakukan, tidak boleh memilih tempat sendiri selama 1 tahun. Setelah itu  baru bebas memilih apakah akan mengambil spesialis atau tidak,” sebutnya.


Penempatan dokter ini, kata Candra, diharapkan untuk memberikan keterampilan dan masalah  administrasi dokter tersebut menjadi baik. “Penempatannya di rumah sakit kelas C dan D. Jadi,  diharapkan tiap kab/kota ada dua dokter yaitu di rumah sakit dan puskesmas,” kata Candra.


Menurut Candra, para dokter yang baru tamat ini akan didampingi oleh seorang dokter pendamping  atau supervisor. Dimana satu dokter pendamping untuk 5 sampai 10 dokter yang ditempatkan.  “Tapi, paling tidak satu dokter pendamping akan mendampingi lima dokter yang dididik tadi,”  katanya.


Sekretaris Umum IDI Sumut dr. Ade Taufiq, SpOG menuturkan, untuk program tersebut mereka  sedang mempersiapkan sekitar 200 dokter alumnus USU, karena USU memiliki Kurikulum Berbasis  Kompetensi. “Ada sekitar 60 dokter dari seluruh kab/kota di Sumut, yang sudah dilatih di  Jakarta, termasuk dokter dari seluruh Indonesia untuk mendampingi dokter yang akan  ditempatkan nantinya,” ujar Ade Taufiq yang juga sebagai ketua disivi dokter pendamping.


Dokter yang diberikan pelatihan itu, merupakan dokter umum yang sudah memiliki Surat Tanda  Registerasi dan mempunyai izin praktek dari IDI. “Diharapkan penempatan dokter muda ini akan  membantu pelayanan di rumah sakit  dan puskesmas,” ujarnya. (h02)



 

Internasional

Ketua DPRD Medan Dari Demo...

MEDAN (Waspada): Kursi Ketua DPRD Medan yang selama p...

Calon Taruna Akpol Ditipu ...

MEDAN (Waspada): Petugas Reskrim Unit Tipiter Polrest...

Dua Mantan Pejabat Humas P...

MEDAN (Waspada): Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipi...

Dua Rekanan Divonis Delapa...

MEDAN (Waspada): Dua rekanan Johan Tancho dan Johan W...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada