Top Stories

Panitia Penerimaan Calon Polri Jangan Manfaatkan Situasi
Balar Temukan Struktur Bangunan Di Kota China
Kejagung Diminta Tindaklanjuti Laporan Kredit Fiktif Kopkar Pertamina
Hardiknas Masih Sisakan Sejumlah Persoalan
Polisi Harus Bongkar Praktik Siong

Opini

Pemprovsu Lakukan Pemerataan Guru

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) akan melakukan pemerataan guru. Sebab, dalam ...

Kadis Pendidikan Pantas Dievaluasi

MEDAN (Waspada): Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Herry Zulkarnaen mengatakan kinerja Kepala ...

Panitia Penerimaan Calon Polri Jangan Manfaatkan Situasi

MEDAN (Waspada): Kapolresta Medan Kombes Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto menegaskan, panitia seleksi p...

Balar Temukan Struktur Bangunan Di Kota China

MEDAN (Waspada): Di Situs Kota China, tim peneliti Balai Arkeologi (Balar) Medan menemukan struktur ...

Kejagung Diminta Tindaklanjuti Laporan Kredit Fiktif Kopkar Pertamina

MEDAN (Waspada): Agar tidak dinilai tebang pilih dalam menangani kasus dugaan korupsi, Kejaksaan Agu...

Hardiknas Masih Sisakan Sejumlah Persoalan

MEDAN (Waspada): Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini, masih menyisakan sejumlah persoalan...

Polisi Harus Bongkar Praktik Siong

MEDAN (Waspada): DPRD Medan meminta aparat kepolisian untuk membongkar praktik pencurian Bahan Bakar...

Mimbar Jumat

Pemprovsu Lakukan...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

Kadis Pendidikan ...

MEDAN (Waspada): Ketua Fraksi Parta...

Panitia Penerimaa...

MEDAN (Waspada): Kapolresta Medan K...

Balar Temukan Str...

MEDAN (Waspada): Di Situs Kota Chin...

Lentera

Pemprovsu Lakukan...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

Kadis Pendidikan ...

MEDAN (Waspada): Ketua Fraksi Parta...

Panitia Penerimaa...

MEDAN (Waspada): Kapolresta Medan K...

Balar Temukan Str...

MEDAN (Waspada): Di Situs Kota Chin...

Lentera Ramadhan

Pemprovsu Lakukan...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

Kadis Pendidikan ...

MEDAN (Waspada): Ketua Fraksi Parta...

Panitia Penerimaa...

MEDAN (Waspada): Kapolresta Medan K...

Balar Temukan Str...

MEDAN (Waspada): Di Situs Kota Chin...

Banner
Dokter Baru Wajib Ditempatkan Di RS Tipe C, D, Puskesmas
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 06 December 2011 04:07   
Share

MEDAN (Waspada): Mulai 2012, seluruh dokter yang baru menyelesaikan pendidikannya harus  ditempatkan di rumah sakit tipe C dan D, serta puskesmas di Kab/kota di Sumut selama 1 tahun.


Hal ini sesuai Surat Keputusan Permenkes No. 299 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Program  Internship Dokter Indonesia dan Penempatan Dokter Pasca Internship. “Ini berlaku untuk  seluruh propinsi. Sedangkan sub komitenya berasal dari Dekan Fakultas Kedokteran, Asosiasi  Rumah Sakit, dan Ikatan Dokter Indonesia,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei  Sp.OG, di ruang kerjanya, Senin (5/12).


Diterangkannya, untuk penentuan dokter yang akan ditempatkan itu nantinya, akan ditentukan  oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI). “Ini merupakan program baru bagi dokter yang  baru tamat dan wajib dilakukan, tidak boleh memilih tempat sendiri selama 1 tahun. Setelah itu  baru bebas memilih apakah akan mengambil spesialis atau tidak,” sebutnya.


Penempatan dokter ini, kata Candra, diharapkan untuk memberikan keterampilan dan masalah  administrasi dokter tersebut menjadi baik. “Penempatannya di rumah sakit kelas C dan D. Jadi,  diharapkan tiap kab/kota ada dua dokter yaitu di rumah sakit dan puskesmas,” kata Candra.


Menurut Candra, para dokter yang baru tamat ini akan didampingi oleh seorang dokter pendamping  atau supervisor. Dimana satu dokter pendamping untuk 5 sampai 10 dokter yang ditempatkan.  “Tapi, paling tidak satu dokter pendamping akan mendampingi lima dokter yang dididik tadi,”  katanya.


Sekretaris Umum IDI Sumut dr. Ade Taufiq, SpOG menuturkan, untuk program tersebut mereka  sedang mempersiapkan sekitar 200 dokter alumnus USU, karena USU memiliki Kurikulum Berbasis  Kompetensi. “Ada sekitar 60 dokter dari seluruh kab/kota di Sumut, yang sudah dilatih di  Jakarta, termasuk dokter dari seluruh Indonesia untuk mendampingi dokter yang akan  ditempatkan nantinya,” ujar Ade Taufiq yang juga sebagai ketua disivi dokter pendamping.


Dokter yang diberikan pelatihan itu, merupakan dokter umum yang sudah memiliki Surat Tanda  Registerasi dan mempunyai izin praktek dari IDI. “Diharapkan penempatan dokter muda ini akan  membantu pelayanan di rumah sakit  dan puskesmas,” ujarnya. (h02)



 

Internasional

Dua Penggarap Dianiaya Bel...

MEDAN (Waspada): Dituduh mengganggu, dua warga diania...

Pemprovsu Lakukan Pemerata...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu...

Kadis Pendidikan Pantas D...

MEDAN (Waspada): Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Me...

Panitia Penerimaan Calon P...

MEDAN (Waspada): Kapolresta Medan Kombes Pol. Mardiaz...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada