Top Stories

Wanita Hamil 6 Bulan Larikan Sepedamotor
Pj. Wali Kota P. Siantar Sewenang-wenang
Polres Sergai Tembak Dalang Pembunuhan
Jalan Negara Hancur
Suami Istri Curi Sepedamotor

Opini

Cicilan Digelapkan, Sepedamotor Ditarik

BINJAI (Waspada): Aksi penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh karyawan leasing terhadap...

Jokowi-JK Hadirkan Mimpi Buruk

P. SIDIMPUAN (Waspada): Selama kepemimpinan Jokowi-JK, kebijakan yang dihadirkannya memberikan mimpi...

Wanita Hamil 6 Bulan Larikan Sepedamotor

LIMAPULUH (Waspada): KA alias Ina, 36, warga Huta V, Nagori Suko Sari, Kec.Gunung Malela yang sedang...

Pj. Wali Kota P. Siantar Sewenang-wenang

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Mengangkat pelaksana tugas (Plt) di lingkungan Pemko tanpa izin Mendagri,...

Polres Sergai Tembak Dalang Pembunuhan

DOLOKMASIHUL (Waspada): Dalam kurun waktu empat hari, jajaran Polres Serdangbedagai berhasil meringk...

Jalan Negara Hancur

PANYABUNGAN (Waspada): Kondisi ruas jalan negara Jembatan Merah-Kotanopan, Kabupaten Mandailing Nata...

Suami Istri Curi Sepedamotor

STABAT (Waspada): Petugas Polsek Stabat meringkus pasangan suami istri yang mencuri sepedamotor. Ked...

Mimbar Jumat

Cicilan Digelapka...

BINJAI (Waspada): Aksi penipuan dan...

Jokowi-JK Hadirka...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Selama kepe...

Wanita Hamil 6 Bu...

LIMAPULUH (Waspada): KA alias Ina, ...

Pj. Wali Kota P. ...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Mengangk...

Lentera

Cicilan Digelapka...

BINJAI (Waspada): Aksi penipuan dan...

Jokowi-JK Hadirka...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Selama kepe...

Wanita Hamil 6 Bu...

LIMAPULUH (Waspada): KA alias Ina, ...

Pj. Wali Kota P. ...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Mengangk...

Lentera Ramadhan

Cicilan Digelapka...

BINJAI (Waspada): Aksi penipuan dan...

Jokowi-JK Hadirka...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Selama kepe...

Wanita Hamil 6 Bu...

LIMAPULUH (Waspada): KA alias Ina, ...

Pj. Wali Kota P. ...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Mengangk...

Banner
Polres Sergai Tembak Dalang Pembunuhan
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Tuesday, 10 January 2017 06:39   
Share

DOLOKMASIHUL (Waspada): Dalam kurun waktu empat hari, jajaran Polres Serdangbedagai berhasil meringkus tiga tersangka pelaku pembunuhan. Bahkan, dalang pembunuhan berinisial JST, 25, warga Jl. Garu VIII, Medan Amplas, Kota Medan, selaku sopir terpaksa ditembak pada kaki kirinya karena berupaya kabur saat ditangkap.

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto didampingi Wakapolres Kompol Rizal, Kasat Reskrim AKP Agustiawan dan Kapolsek Dolok Masihul AKP Isworo di Mapolsek Dolok Masihul,Senin (9/1), memaparkan terungkapnya kasus pembunuhan berawal dari penemuan mayat di bahu jalan umum Dolok Masihul-Galang di Desa Sarang Giting, Kec. Dolok Masihul, Rabu (4/1).

“Polsek Dolok Masihul yang menerima informasi dari masyarakat langsung mendatangi lokasi penemuan mayat dan melakukan olah TKP. Selanjutnya melapor ke Polres Sergai.Kemudian kami memerintahkan agar membawa korban ke RS Sultan Sulaiman untuk dilakukan visum,” ujar Kapolres.

Dari hasil olah TKP, lanjut Eko, diketahui korban adalah Herman Tarigan, 71, warga Kampung Raya No. 23 Kel. Helvetia Kec. Medan, Kota Medan. Kemudian, personel Sat Reskrim berkerjasama dengan pihak Polsek Dolok Masihul melakukan penyelidikan. Dalam waktu empat hari, para tersangka berhasil ditangkap.

Tersangka pertama yang ditangkap adalah PM alias P, 36, warga Jl. Dahlia Raya, Kec. Medan Helvetia, Kota Medan, ditangkap, Sabtu (7/1) di rumahnya. Dari tersangka PM inilah polisi menangkap JST warga Jl. Garu VIII, Medan Amplas, Sabtu (7/1), di depan Pool Angkutan Prima Jaya Jl. Sisingamangaraja. Lalu pada pukul 18:00, petugas juga mengamankan DLT, 34, ibu rumah tangga, warga Jl. Melati X Blok X Perumnas Helvetia Medan yang merupakan teman dekat JST.

Selanjutnya tiga tersangka berikut barang bukti satu angkot Desa Maju BK 7264 DK,seutas tali tambang ada bercak darah, ban dalam mobil ada bercak darah, box kotak kunci dan lainnya diamankan ke Mapolsek.

Motif pembunuhan adalah para tersangka merasa sakit hati karena mobil milik korban yang disewa para pelaku mogok di Pematangsiantar. Sehingga korban marah-marah serta mengancam akan melapor ke polisi karena pelaku dinilai tidak bertanggungjawab terhadap mobil yang disewa. Karena kalut dan takut, akhirnya korban dibunuh saat perjalanan pulang menuju Medan.

“Sekitar 100 meter sebelum di lokasi pembuangan mayat, korban dihabisi oleh JST dan PM di dalam angkot saat menuju pulang ke Medan, dengan cara memukulkan bangku tempel ke bagian kepala dan tubuh korban. Setelah itu, mayat korban dibuang ke bahu jalan,” jelasnya.

Menurut Kapolres, ketiga tersangka dikenakan pasal pembunuhan yaitu pasal 338 subsider pasal 170 ayat 2, selanjutnya subsider pasal 351 ayat 3 junto pasal 55 dan 56 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara. (c03/I)



Tags: Sumut  Kriminal  
 

Internasional

Dua WNA Ditolak Masuk Di K...

DELISERDANG (Waspada): Dua warga negara asing (WNA) d...

Cicilan Digelapkan, Sepeda...

BINJAI (Waspada): Aksi penipuan dan penggelapan yang ...

Jokowi-JK Hadirkan Mimpi B...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Selama kepemimpinan Jokowi-JK...

Wanita Hamil 6 Bulan Larik...

LIMAPULUH (Waspada): KA alias Ina, 36, warga Huta V, ...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada