Top Stories

Kejati Didesak Usut Tuntas Dana Rp650 M Untuk Mantan GAM
Terancam Gagal Panen Dan Jalan Amblas
Curanmor Marak Di Langsa
Polres Aceh Singkil Ungkap Pencurian 16 Ton CPO
Polisi Amankan 4 Ular Pyton

Opini

Aceh-Medan Diperketat

IDI (Waspada): Mempersempit ruang gerak peredaran narkoba melalui jalur darat, Kepolisian Resort (Po...

Karyawan PT Parasawita Tagih Janji

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan karyawan perkebunan kelapa sawit PT Parasawita mengadukan nasibnya k...

Kejati Didesak Usut Tuntas Dana Rp650 M Untuk Mantan GAM

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Pro Demokrasi (MPD) Aceh...

Terancam Gagal Panen Dan Jalan Amblas

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 hektare tanam padi di kawasan Desa Pante Baro, Buket Panyang, Kec. ...

Curanmor Marak Di Langsa

LANGSA (Waspada): Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Langsa sejak sepekan terakhir meningka...

Polres Aceh Singkil Ungkap Pencurian 16 Ton CPO

SUBULUSSALAM (Waspada): Sat Reskrim Polres Aceh Singkil menangkap tersangka pelaku tindak pidana pen...

Polisi Amankan 4 Ular Pyton

SINGKIL (Waspada): Polres Aceh Singkil mengamankan satwa liar jenis ular pyton dari lokasi pengumpul...

Mimbar Jumat

Aceh-Medan Diperk...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang g...

Karyawan PT Paras...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan kar...

Kejati Didesak Us...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa...

Terancam Gagal Pa...

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 he...

Lentera

Aceh-Medan Diperk...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang g...

Karyawan PT Paras...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan kar...

Kejati Didesak Us...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa...

Terancam Gagal Pa...

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 he...

Lentera Ramadhan

Aceh-Medan Diperk...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang g...

Karyawan PT Paras...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan kar...

Kejati Didesak Us...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa...

Terancam Gagal Pa...

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 he...

Banner
Kejati Didesak Usut Tuntas Dana Rp650 M Untuk Mantan GAM
Articles | Aceh
Written by muhammad faisal on Friday, 03 February 2017 03:13   
Share
BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Pro Demokrasi (MPD) Aceh melakukan aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, di Banda Aceh, Kamis (2/2).

Aksi ini terkait desakan kepada pihak Kejati agar segera mengusut tuntas dugaan kasus korupsi dana pemberdayaan ekonomi kepada mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) senilai Rp650 miliar yang telah dilaporkan lembaga anti korupsi GeRAK Aceh beberapa hari sebelumnya.

Massa yang berjumlah belasan ini berorasi menggunakan pengeras suara sambil membawa spanduk serta patung ‘pocong’, di depan pintu gerbang kantor Kejati Aceh.

Koordinator aksi, Muslim menyampaikan terkait dugaan penyelewengan dana untuk mantan kombatan GAM senilai Rp650 miliar yang telah dilaporkan GeRak Aceh beberapa waktu lalu ke Kejati Aceh, terus menjadi polemik di masyarakat termasuk akan menjadi pertaruhan terhadap kinerja Kejati Aceh.

“Kedatangan kita ini sebenarnya ingin mendukung kinerja Kejati Aceh mengusut tuntas kasus ini, sehingga kami berharap kasus ini tidak ingin diintervensi siapapun. Kita juga tidak ingin Kejati takut terhadap intervensi dari pihak manapun, kare-na ini menyangkut hajat hidup orang banyak, menyangkut kesejahteraan mantan Kombatan GAM,” kata Muslim kepada wartawan.

Aksi ini juga direspon pihak Kejati Aceh. Kejati mengutus Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Amir Hamzah untuk menemui para pendemo.

Amir Hamzah menjelaskan kepada massa pendemo yang sebagian juga dari kalangan mahasiswa itu, bahwa kasus du-gaan penyelewengan dana GAM ini sedang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi Aceh.

“Benar baru-baru ini kami menerima laporan dugaan penyimpangan dana untuk program kesejahteraan mantan Kombatan GAM, namun ini butuh proses, kita harus melakukan klarifikasi dan verifikasi data serta juga mengedepankan azas praduga tak bersalah. Ini masih dalam proses,” kata Amir Hamzah.

Amir menyebutkan, atas perintah Kajati, kasus ini pena-nganannya menjadi prioritas. Bahkan Kajati telah membentuk tim khusus yang menangani kasus ini, tim itu adalah tim penguatan pemberantasan korupsi Aceh yang di dalamnya tergabung dari beberapa unsur diantaranya jaksa, polisi, BPKP dan Inspektorat.

“Kita serius menangani kasus ini, dan akan bekerjasama mengusut tuntas dana Rp650 miliar yang tersebar di sejumlah dinas, pastinya Kejati Aceh serius tangani ini,” jelas Amir.

Setelah sekitar 20 menit menyampaikan orasi, lima perwakilan dari para pendemo ini juga  dipersilakan masuk ke dalam kanor Kejati Aceh beraudiensi dengan Kepala Kejati Aceh Raja Nafrizal. Aksi berlangsung damai dikawal puluhan aparat Kepolisian. (cb01/I)

 



 

Internasional

Sertifikasi Ulama Dikecam...

LANGSA (Waspada): Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU)...

Aceh-Medan Diperketat...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang gerak peredaran nar...

Karyawan PT Parasawita Tag...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan karyawan perkebunan k...

Kejati Didesak Usut Tuntas...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa yang tergabung da...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada