Top Stories

Warga NU Siap Mati Bela Martabat Ulama
RS Setio Husodo Klaim Sesuai SOP
Bandar Sabu Ditembak
Sengketa Lahan PT. AR Mulai Memanas
Polisi Tangkap Polisi

Opini

Kasus Narkoba, 2 ASN Dan 1 Honorer Ditangkap

P. SIDIMPUAN (Waspada): Dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) ...

Upal Diedarkan Di Warung Kecil

TANJUNGBALAI (Waspada) : Pemilik warung-warung kecil di Kota Tanjungbalai kembali resah. Pasalnya, u...

Warga NU Siap Mati Bela Martabat Ulama

KISARAN (Waspada): Ucapan yang dilontarkan terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Aho...

RS Setio Husodo Klaim Sesuai SOP

KISARAN (Waspada): RS Setio Husodo mengklaim bahwa tindakan tenaga medis sudah memenuhi standar oper...

Bandar Sabu Ditembak

SEIRAMPAH (Waspada): Seorang bandar narkoba jenis sabu berinisial DR nekat meneriaki personel Satuan...

Sengketa Lahan PT. AR Mulai Memanas

TAPSEL (Waspada): Kasus sengketa tanah antara warga Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kab.Tapanuli S...

Polisi Tangkap Polisi

SIDIKALANG (Waspada): Diduga memiliki sabu, oknum anggota polisi Pakpak Bharat berinisial Brigadir N...

Mimbar Jumat

Kasus Narkoba, 2 ...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Dua oknum A...

Upal Diedarkan Di...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Pemilik wa...

Warga NU Siap Mat...

KISARAN (Waspada): Ucapan yang dilo...

RS Setio Husodo K...

KISARAN (Waspada): RS Setio Husodo ...

Lentera

Kasus Narkoba, 2 ...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Dua oknum A...

Upal Diedarkan Di...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Pemilik wa...

Warga NU Siap Mat...

KISARAN (Waspada): Ucapan yang dilo...

RS Setio Husodo K...

KISARAN (Waspada): RS Setio Husodo ...

Lentera Ramadhan

Kasus Narkoba, 2 ...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Dua oknum A...

Upal Diedarkan Di...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Pemilik wa...

Warga NU Siap Mat...

KISARAN (Waspada): Ucapan yang dilo...

RS Setio Husodo K...

KISARAN (Waspada): RS Setio Husodo ...

Banner
RS Setio Husodo Harus Bertanggungjawab
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Tuesday, 07 February 2017 10:26   
Share

KISARAN (Waspada): RS Setio Husodo harus bertanggungjawab atas terjadinya pembusukan pada tangan kiri seorang balita karena bekas infus. Hal itu disampaikan orangtua korban pada rapat dengar pendapat di DPRD Asahan, Senin (6/2).

Rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Asahan itu dihadiri Komite Medis, Direktur RS Setio Husodo, orangtua korban dan tim ahli medis. Hasilnya, disepakati pasien yang mengalami rusak jaringan (membusuk) di tangan kiri karena bekas infus, dirawat kembali hingga sehat.

Sempat terjadi perdebatan antara orangtua pasien Rizky Guntara Mangunsong, terkait musibah yang dialami anaknya Abyan Tirta Simangunsong, yang mengalami kerusakan jaringan (pembusukan) di tangan kiri karena bekas infus.

Pasalnya, Ketua Komite Medis RS Setio Husodo dr. Nini menuturkan, pihaknya telah melakukan prosedur perawatan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Menurut dr. Nini, terjadinya ekstravasasi phlebitis (kerusakan jaringan kulit) itu memang tidak lepas komplikasi tindakan intervena (pemasangan infus).

“Sekali lagi saya katakan, terapi intervena harus dikerjakan, dan tindakan tersebut tidak terlepas terjadinya komplikasi yang dinamakan phelbitis,” kata Nini.

Sementara, tim ahli medis dr. Binsar Sitanggang mengatakan, komplikasi intervena yang menyebabkan ekstravasasi phlebitis, memang jarang terjadi, tapi dalam kasus ini memang terjadi.

“Menurut ilmu yang saya pahami, ada beberapa faktor penyebabnya, terkait dengan kesehatan pasien. Jadi tolong jangan dikaitkan dengan kelalaian, atau dugaan malapraktik tenaga medis. Karena pemasangan infus dilakukan di rumah sakit, dan dilakukan tim yang mempunyai sertifikasi serta sesuai SOP. Jadi, tidak ada pelanggaran,” jelas Binsar.

Sedangkan orangtua pasien Rizky Guntara Mangunsong, sempat bersitegang karena mengeluhkan pelayanan RS Setio Husodo, yang mengakibatkan anaknya mengalami kerusakan jaringan kulit, atau pembusukan.

Dia meminta RS Setio Husodo harus bertanggungjawab. “Saya tidak butuh uang, saya hanya ingin anak saya diobati sampai sembuh, dan tangannya kembali seperti semula,” jelas Rizky.

Sekretaris Komisi D DPRD ASahan Budianto Lubis, berharap RS Setio Husodo bertanggungjawab dan bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik.

“Kita minta RS Setio Husodo mengambil sikap, terkait yang terjadi dengan pasien, sehingga tidak memperumit masalah,” jelas Budi.

Akhirnya, Direktur RS Setio Husodo dr. Wakidi menyanggu-pinya dan akan merawat kembali pasien hingga sembuh. “Kita akan rawat kembali pasien,” jelas Wakidi. (a15/C)

 

 



 

Internasional

Penggarap Bentrok ...

BINJAI (Waspada): Puluhan warga dari dua kelompok pet...

Kasus Narkoba, 2 ASN Dan 1...

P. SIDIMPUAN (Waspada): Dua oknum Aparatur Sipil Nega...

Upal Diedarkan Di Warung K...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Pemilik warung-warung kecil ...

Warga NU Siap Mati Bela Ma...

KISARAN (Waspada): Ucapan yang dilontarkan terdakwa p...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada