Top Stories

Kejati Didesak Usut Tuntas Dana Rp650 M Untuk Mantan GAM
Terancam Gagal Panen Dan Jalan Amblas
Curanmor Marak Di Langsa
Polres Aceh Singkil Ungkap Pencurian 16 Ton CPO
Polisi Amankan 4 Ular Pyton

Opini

Aceh-Medan Diperketat

IDI (Waspada): Mempersempit ruang gerak peredaran narkoba melalui jalur darat, Kepolisian Resort (Po...

Karyawan PT Parasawita Tagih Janji

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan karyawan perkebunan kelapa sawit PT Parasawita mengadukan nasibnya k...

Kejati Didesak Usut Tuntas Dana Rp650 M Untuk Mantan GAM

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Pro Demokrasi (MPD) Aceh...

Terancam Gagal Panen Dan Jalan Amblas

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 hektare tanam padi di kawasan Desa Pante Baro, Buket Panyang, Kec. ...

Curanmor Marak Di Langsa

LANGSA (Waspada): Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Langsa sejak sepekan terakhir meningka...

Polres Aceh Singkil Ungkap Pencurian 16 Ton CPO

SUBULUSSALAM (Waspada): Sat Reskrim Polres Aceh Singkil menangkap tersangka pelaku tindak pidana pen...

Polisi Amankan 4 Ular Pyton

SINGKIL (Waspada): Polres Aceh Singkil mengamankan satwa liar jenis ular pyton dari lokasi pengumpul...

Mimbar Jumat

Aceh-Medan Diperk...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang g...

Karyawan PT Paras...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan kar...

Kejati Didesak Us...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa...

Terancam Gagal Pa...

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 he...

Lentera

Aceh-Medan Diperk...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang g...

Karyawan PT Paras...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan kar...

Kejati Didesak Us...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa...

Terancam Gagal Pa...

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 he...

Lentera Ramadhan

Aceh-Medan Diperk...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang g...

Karyawan PT Paras...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan kar...

Kejati Didesak Us...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa...

Terancam Gagal Pa...

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 35 he...

Banner
Kepemimpinan Perempuan Menjadi Perdebatan
Articles | Aceh
Written by muhammad faisal on Tuesday, 07 February 2017 10:26   
Share

BANDA ACEH (Waspada): Debat Kandidat tahap kedua Pilkada Kota Banda Aceh berlangsung sengit. Duel antara kubu Illiza dan Amin begitu menohok yang kerap muncul sepanjang sesi tanya, jawab dan tanggapan.

Debat publik kali ini mengangkat tema tentang “Pembangunan Sosial dan Penerapan Syariat Islam”. Acara berlangsung di Taman Budaya, Banda Aceh, Senin (6/2) disiarkan langsung Inews TV secara nasional. Panelis dalam debat ini Prof Eka Sri Mulyani, Saiful Mahdi dan Kamaruzzaman Bustaman Ahmad.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh Munawarsyah mengatakan, menjelang hari pemilihan tensi politik di Banda Aceh semakin tinggi. Ada dua kandidat yang bertarung diharapkan bisa tertib dalam menggalang dukungan. “Setinggi apapun tensi politik, kepentingan penyelenggara hadir yang legitimet,” kata Munawarsyah dalam sambutannya.

Illza Sa’aduddin Djamal cukup merasakan gencarnya kampanye anti kepemimpinan perempuan yang digagas Aminullah Usman akhir-akhir ini. Kondisi inilah yang membuat suasana debat menjadi menarik. Sebab, kata Illiza, budaya Aceh justru menghargai pemimpin perempuan. Sejarah juga mencatat bahwa negeri ini pernah dipimpin para Sultanah lebih dari setengah abad lamanya.

“Tapi yang kami perhatikan, selama kampanye berlangsung, Pak Amin begitu gencar mengkampanyekan anti terhadap kepemimpinan perempuan, mengapa?” tanya Illiza.

Amin menjawab, penilaian terhadap kepemimpinan perempuan bukanlah konsep mereka. “Itu urusan ulama. Ada ulama mengatakan bahwa hukumnya (pemimpin perempuan) haram. Jadi jika ingin tahu mengapa tentang kepemimpinan perempuan, panggil saja ulama,” jawab lelaki yang pernah mengundurkan diri saat dipilih sebagai ketua umum Persiraja itu.

Sedangkan calon wakilnya, Zainal Arifin meminta pasangan nomor urut 1 tidak mempolitisir isu kepemimpinan perempuan tersebut. “Kami tahu persis bahwa kaum perempuan adalah mayoritas dari penduduk Kota Banda Aceh,” katanya.

Calon wakil wali kota Banda Aceh Farid Nyak Umar yang berpasangan dengan Illiza menjelaskan, seharusnya Aminullah-Zainal memahami dulu sebab-sebab turunnya ayat-ayat tentang kepemimpinan perempuan.

“Pak Amin tahu tidak Asbabun Nuzul Surat An Nisa ayat 34? Itu bukan tentang pengharaman pemimpin perempuan, tapi tentang suami istri dalam sebuah keluarga. Pak Amin tahu tidak sebab-sebab Rasulullah tidak membenarkan kepemimpinan perempuan, itu tentang seorang pimpinan kafir yang jadi ratu di Persia tapi tidak memiliki kompetensi,” tukas Farid yang dikenal sebagai dai itu.

Menurut putra Pidie itu, dari sisi legalitas, para ulama itu punya tampat bernaung yakni Majelis Permusyawaratan Ulama atau MPU. Kata dia, sampai saat ini MPU belum pernah mengeluarkan fatwa pemimpin perempuan itu haram. “Kecuali masalah babi. Apalagi masalah riba,” urai mantan anggota DPRK Banda Aceh tersebut.

Selain masalah tersebut, isu lain yang mencuat dalam debat kali ini adalah sejarah. “Banda Aceh salah satu kota yang banyak peninggalan peradaban sejarah yang saat ini terus kami jaga baik dalam pelestariannya, pengamanan dan pemeliharaan,” jelas Illiza.

Menurut dia, peninggalan sejarah tersebut sudah dilakukannya semaksimal mungkin dalam menjaga dan melesta-rikan, karena warisan sejarah sangat penting dilestarikan “Jika terpilih kami juga akan membangun museum di daerah Gampong Pande,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga akan merencanakan bekerja sama dengan semua pihak termasuk universitas yang ada di Aceh agar peninggalan sejarah itu mampu memberikan kesadaran kepada masyarakat.

“Kita juga akan melakukan kerjasama dengan universitas seperti Unsyiah dan UIN Ar-Raniry untuk membangun sisa-sisa peninggalan yang sangat berharga ini,” sebut Illiza yang akrab disapa Bunda itu. (b02/b07/cdr/I)



 

Internasional

Sertifikasi Ulama Dikecam...

LANGSA (Waspada): Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU)...

Aceh-Medan Diperketat...

IDI (Waspada): Mempersempit ruang gerak peredaran nar...

Karyawan PT Parasawita Tag...

ACEH TAMIANG (Waspada): Puluhan karyawan perkebunan k...

Kejati Didesak Usut Tuntas...

BANDA ACEH (Waspada): Puluhan massa yang tergabung da...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada