Top Stories

Sosialisasi Perda Tentang Pajak Reklame
Polisi Gerebek Freedom Club
Tujuh Titik Kemacatan Perlu Diwaspadai
Mi Mengandung Unsur Babi Beredar Di Medan
Sekolah 5 Hari Batal Keputusan Tepat

Opini

Pemprovsu Diminta Beri Jaminan Keamanan Pengguna Jalan Tol

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta memberikan jaminan keamanan ...

9 Pejabat Eselon III Disnaker Dilantik

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban Ritonga melantik sembilan pejabat eselon III di lingkungan Dinas...

Sosialisasi Perda Tentang Pajak Reklame

MEDAN (Waspada): Keberadaan peraturan daerah (Perda) No.11 tahun 2011 dan peraturan wali kota (Perwa...

Polisi Gerebek Freedom Club

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta Dirkrimum Poldasu menggerebek hiburan malam Freedom Club di Jl. K...

Tujuh Titik Kemacatan Perlu Diwaspadai

MEDAN (Waspada): Menjelang liburan Idul Fitri 1438 H/2017, Polsek Pancurbatu mengimbau warga yang me...

Mi Mengandung Unsur Babi Beredar Di Medan

MEDAN (Waspada): Beredarnya produk Mi Samyang asal Korea yang mengandung unsur babi di Medan, merupa...

Sekolah 5 Hari Batal Keputusan Tepat

MEDAN (Waspada): Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri  Medan (Unimed) Prof. Dr. Khairil Ansar...

Mimbar Jumat

Pemprovsu Diminta...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

9 Pejabat Eselon ...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban...

Sosialisasi Perda...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peratur...

Polisi Gerebek Fr...

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta ...

Lentera

Pemprovsu Diminta...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

9 Pejabat Eselon ...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban...

Sosialisasi Perda...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peratur...

Polisi Gerebek Fr...

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta ...

Lentera Ramadhan

Pemprovsu Diminta...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

9 Pejabat Eselon ...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban...

Sosialisasi Perda...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peratur...

Polisi Gerebek Fr...

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta ...

Banner
Senang Berdiskusi Jadi Debater Wakili Sumut
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Monday, 15 May 2017 05:03   
Share

SUKA  berdebat dan  berpikir kritis,   sudah menjadi   rutinitas yang  dilakukan  Ray Vivaldi, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USU  2016,  sejak SMP.

Menyadari  memiliki kemampuan beretorika  yang baik,  Ray panggilan akrabnya mencoba  memadukan pola pemikiranya dengan pelajaran kesukaanya, bahasa Inggris.  Ray  yang ingin terus berkembang, mengasah kemampuanya dengan mengikuti berbagai kompetisi debat bahasa  Inggris, baik itu tingkat provinsi  maupun nasional.  Hasilnya pun  memuaskan, sudah banyak gelar yang diraih  pria kelahiran 24 Maret 1998 ini.

Seperti  di tahun 2016, saat dia  mengikuti USU English Debate Competition (EDC), Pada  kompetisi  ini, Ray, dan timnya memperoleh Juara I. Ray sendiri memperoleh 2’nd Best Speaker.

Tidak  sampai disitu, pada   2016, Ray  juga menyandang penghargaan Juara I dalam English Speech Competition se Kota Medan, yang di laksanakan di Millenium ICT Center. Bahkan pada  bulan Maret tahun 2017, Ray, menyabet   Juara  I of IEC (International Education Center), dan masih banyak lagi prestasi yang sudah direngkuhnya.

Karena  kemampuan yang  mumpuni itu,  saat ini Ray, menjadi  salah satu debater yang mewakili Sumut dan USU ,  mengikuti debat antar negara di Asian English Olimpic (AEO), yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Kepribadianya yang   senang berdiskusi,  iteraktif dan suka bergaul,  adalah  jalan yang mambuat wawasanya luas, hingga  Ray, selalu  berani tampil   saat mengikuti kompetisi debat.

Dari kebiasaan  positif itu pula,  sejak SMP Ray, yang bersekolah di SMPN 7 Medan mendirikan  English Club di sekolah nya, sebagai  wadah murid SMPN 7 mengasah keterampilan bahasa Inggrisnya.

“Banyak tantangan yang  saya  jumpai di awal berdirinya  English Club.  Salah satunya adalah susahnya mencari pembina yang mau melatih cumacuma . Orangtua saya  juga  keberatan dengan kesibukan saya di English Club. Namun  berkat semangat dan kerjasama temanteman sekomonitas, akhirnya organisasi ini berjalan dengan baik, “ujar sulung dari tiga bersaudara ini.

Dalam mengikuti berbagai kompetisi, bukan berarti Ray, tidak pernah gagal. Pahit getirnya kompetisi kerap dirasakan. Nnamun dalam kamus hidup Ray, sama sekali tidak ada kata menyerah.

Baginya  kegagalan adalah awal menemukan kesuksesan,  asal dilalui dengan tekat yang kuat dan penuh kesungguhan. “ Yang terpenting jangan pernah menyerah  dan  terus berusaha melakukan  hal terbaik dalam hidup,” tuturnya  (Rahmat Utomo/F)



Tags: pendidikan  
 

Internasional

FDS Jangan Jadi Sarana Ben...

MEDAN (Waspada): Guru Besar Universitas Islam Negeri ...

Pemprovsu Diminta Beri Jam...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (...

9 Pejabat Eselon III Disna...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban Ritonga melantik ...

Sosialisasi Perda Tentang ...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peraturan daerah (Perda) ...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada