Top Stories

KUPA Belum Disampaikan, Pemprovsu Tidak Konsisten 
BNNP Tembak Bandar Narkoba
Unjukrasa Masyarakat Lau Cih Nyaris Bentrok
Rezeki Haji Sang Hafidz Alquran
Revitalisasi Pasar Harus Sejalan Dengan Penataan PKL

Opini

Tim Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba

MEDAN (Waspada): Tim gabungan terdiri dari Polrestabes Medan, Polsek Medan Helvetia, Polisi Militer,...

Produk Halal Sumut Harus Kuasai Pasar Asia Pasifik

MEDAN (Waspada): Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Dr. H. Muhammad Isa, menilai Sumu...

KUPA Belum Disampaikan, Pemprovsu Tidak Konsisten 

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Tim Anggaran Pemerintah Daer...

BNNP Tembak Bandar Narkoba

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) meringkus dua bandar ...

Unjukrasa Masyarakat Lau Cih Nyaris Bentrok

MEDAN (Waspada): Ratusan masyarakat ulayat Sibayak Lau Cih, kembali melakukan unjukrasa, Kamis (10/8...

Rezeki Haji Sang Hafidz Alquran

SEMINGGU menjelang Hari Raya  Idul Fitri 2017, Muhammad Ikhsan Suhada,  tertegun dan  masih tidak me...

Revitalisasi Pasar Harus Sejalan Dengan Penataan PKL

MEDAN (Waspada): DPRD Medan akhirnya mendukung program Pemko memindahkan pedagang dari Jl.Bulan ke s...

Mimbar Jumat

Tim Gabungan Gere...

MEDAN (Waspada): Tim gabungan terdi...

Produk Halal Sumu...

MEDAN (Waspada): Rektor Universitas...

KUPA Belum Disamp...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

BNNP Tembak Banda...

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Na...

Lentera

Tim Gabungan Gere...

MEDAN (Waspada): Tim gabungan terdi...

Produk Halal Sumu...

MEDAN (Waspada): Rektor Universitas...

KUPA Belum Disamp...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

BNNP Tembak Banda...

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Na...

Lentera Ramadhan

Tim Gabungan Gere...

MEDAN (Waspada): Tim gabungan terdi...

Produk Halal Sumu...

MEDAN (Waspada): Rektor Universitas...

KUPA Belum Disamp...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

BNNP Tembak Banda...

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Na...

Banner
Razia Diskotek Dibubarkan Mendadak
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Monday, 15 May 2017 05:07   
Share

MEDAN (Waspada): Razia terhadap pengunjung diskotek dan karaoke yang dilakukan  Tim Gabungan Polrestabes Medan, BNNP Sumut, dan Polisi Militer, di Lantai V Diskotek Delta Jl. Juanda Medan, mendadak dibubarkan secara spontan, Minggu (14/5) dinihari.

Pasalnya, personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, dinilai tidak profesional dalam melakukan tes urine terhadap pengunjung diskotek yang terindikasi mengkonsumsi narkoba.

Seorang pengunjung diskotek yang awalnya dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine, ternyata dianulir. Selanjutnya, saat dilakukan kembali tes urine yang kedua, pengunjung wanita itu dinyatakan negatif, artinya tidak terbukti mengkonsumsi narkoba dan tidak perlu diboyong ke markas BNNP Sumut bersama 11 orang lainnya yang diduga terkontaminasi narkoba.

Kabag Operasi Polrestabes Medan, AKBP Doni Satria Sembiring SIK, SH, MHum yang melihat gelagat tidak baik itu, tidak bisa berbuat apaapa. Bahkan, sebagai penanggungjawab Tim Razia Gabungan, Doni langsung memerintahkan seluruh personel Sat Sabhara Polestabes Medan dan Polisi Militer untuk ‘balik kanan’ meninggalkan lokasi hiburan malam tersebut.

Kekecewaan Kabag Ops Polrestabes Medan terhadap kinerja mitra kerjanya itu, tentu saja membuat kegembiraan para penggemar dunia hiburan malam itu. Betapa tidak, sedikitnya ada 11 pengunjung diskotek yang dicurigai telah terkontaminasi narkoba dan sempat diamankan serta menunggu giliran tes urine, akhirnya dilepas begitu saja, termasuk pengunjung wanita yang awalnya dinyatakan positif dan dalam hitungan menit tibatiba dinyatakan negatif.

Sementara itu, AKBP Doni Satria Sembiring menuturkan, pihak BNNP dinilai tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya. “Pada kegiatan kali ini, personel BNNP tidak profesional. Awalnya, seorang pengunjung dinyatakan positif, tibatiba tanpa sepengetahuan saya, pengunjung itu dites urine kedua dan hasilnya negatif. Ini kan ada apaapanya,” sebut Doni.

Menduga adanya ketidakberesan dalam razia tersebut,  AKBP Doni spontan membubarkan razia yang sedang digelar tersebut. Dia mengaku kecewa dan emosi saat akan diwawancarai wartawan yang meliput. “Sudahlah tidak usah wawancara, nanti saja. Agak sedikit emosi ini,” ujarnya saat berjalan menuju lift menuju basemen.

Dari Diskotie Delta, seluruh personel kembali ke titik kumpul semula yakni di markas Sat Sabhara Polrestabes Medan. Selanjutnya, AKBP Doni memimpin apel sekaligus membubarkan Tim Razia Gabungan.

Saat menyampaikan pengarahannya, Doni juga menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap kinerja BNNP Sumut. “Wanita tersebut dicek ulang lagi hasilnya negatif, padahal sebelumnya positif. Makanya saya tadi agak dongkol, kita bubar aja dari pada nyari makan hati dan hanya mainmain aja kasihan,” tuturnya.

Ke depannya, kata Doni, pihaknya akan menggandeng personel Sat Narkoba Polrestabes Medan dalam melakukan razia tempat hiburan malam.

Doni menduga razia malam itu sudah bocor, karena pengunjung banyak yang sudah membubarkan diri. Kondisi itu terlihat banyaknya puntung rokok berserakan di dalam tempat hiburan malam tersebut, yang menandakan pengunjung ramai sebelumnya.

“Sepertinya sudah bocor, pengunjungnya sepi padahal saya melihat banyaknya puntung rokok berserakan di lantai dan meja,” kata AKBP Doni Satria Sembiring. (h04/I)

 

 



Tags: razia diskotek  
 

Internasional

Sertifikat Tanah Wakaf Ha...

MEDAN (Waspada): Berbagai pihak terkait diharapkan me...

Tim Gabungan Gerebek Lokas...

MEDAN (Waspada): Tim gabungan terdiri dari Polrestabe...

Produk Halal Sumut Harus ...

MEDAN (Waspada): Rektor Universitas Pembangunan Panca...

KUPA Belum Disampaikan, P...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada