Top Stories

Sosialisasi Perda Tentang Pajak Reklame
Polisi Gerebek Freedom Club
Tujuh Titik Kemacatan Perlu Diwaspadai
Mi Mengandung Unsur Babi Beredar Di Medan
Sekolah 5 Hari Batal Keputusan Tepat

Opini

Pemprovsu Diminta Beri Jaminan Keamanan Pengguna Jalan Tol

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta memberikan jaminan keamanan ...

9 Pejabat Eselon III Disnaker Dilantik

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban Ritonga melantik sembilan pejabat eselon III di lingkungan Dinas...

Sosialisasi Perda Tentang Pajak Reklame

MEDAN (Waspada): Keberadaan peraturan daerah (Perda) No.11 tahun 2011 dan peraturan wali kota (Perwa...

Polisi Gerebek Freedom Club

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta Dirkrimum Poldasu menggerebek hiburan malam Freedom Club di Jl. K...

Tujuh Titik Kemacatan Perlu Diwaspadai

MEDAN (Waspada): Menjelang liburan Idul Fitri 1438 H/2017, Polsek Pancurbatu mengimbau warga yang me...

Mi Mengandung Unsur Babi Beredar Di Medan

MEDAN (Waspada): Beredarnya produk Mi Samyang asal Korea yang mengandung unsur babi di Medan, merupa...

Sekolah 5 Hari Batal Keputusan Tepat

MEDAN (Waspada): Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri  Medan (Unimed) Prof. Dr. Khairil Ansar...

Mimbar Jumat

Pemprovsu Diminta...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

9 Pejabat Eselon ...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban...

Sosialisasi Perda...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peratur...

Polisi Gerebek Fr...

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta ...

Lentera

Pemprovsu Diminta...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

9 Pejabat Eselon ...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban...

Sosialisasi Perda...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peratur...

Polisi Gerebek Fr...

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta ...

Lentera Ramadhan

Pemprovsu Diminta...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provins...

9 Pejabat Eselon ...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban...

Sosialisasi Perda...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peratur...

Polisi Gerebek Fr...

MEDAN (Waspada): Subdit IV Renakta ...

Banner
Kepedulian Pemprovsu Terhadap Infrastruktur Rendah
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Monday, 15 May 2017 05:13   
Share

MEDAN (Waspada): Kepedulian Pemprovsu terhadap infrastruktur jalan menuju lokasi wisata di Sumut sangat rendah. Padahal, pemerintah pusat sudah memberikan prioritas pembangunan jalan menuju lokasi wisata.

Artinya, pemerintah pusat sudah menunaikan tugasnya dengan membangun jalan tol di Sumut, yang pada akhir tahun ini sudah sampai ke Tebingtinggi dan Kualanamu  Binjai.

“Ini berarti tugas dari pemerintah pusat sudah terealisasi sebagian besar menyangkut infrastruktur, di tambah lagi runway Bandara Silangit mau diperpanjang menjadi 2.600 meter dari  sebelumnya 2.400,” kata Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan, di selasela Bimbingan Teknis Pengembangan Brand Produk Kreatif, di Medan, Sabtu (13/5). Saat itu dia   didampingi Direktur Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Sappe M. Sirait.

Rendahnya kepedulian Gubsu  dan kepala daerah lokasi wisata, lanjut Sofyan Tan, dapat dilihat dari kondisi infrastruktur jalan provinsi menuju lokasi wisata Bukit Lawang. “Padahal Bukit Lawang selalu dikunjungi wisman (wisata mancanegara) Uni Eropa, tetapi jalan dalam kondisi rusak berat,” sebutnya.

Menurutnya,  jarak tempuh Bandara Kualanamu menuju Bukit Lawang hampir 4,5 jam. Padahal, jika jalan itu baik, dari Medan ke Bukit Lawang dapat ditempuh dengan waktu 2,5 jam. “Kalau nanti sudah ada Tol Medan – Binjai, itu akan bisa ditempuh dua jam. Dengan kondisi jalan seperti sekarang,  turis itu sudah lelah saat tiba di Bukit Lawang,” tambah Sofyan Tan.

Pemerintah, lanjutnya, sudah menargetkan kunjungan Wisman di Sumut sebanyak 400.000 orang pada tahun 2017,  dan kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 11,2 juta orang.

“Tahun lalu saja Wisman kita hanya  231.000, berarti kita membutuhkan 170.000 agar mencapai sasaran target 2017. Artinya pasar sudah ada di Bukit Lawang, karena Uni Eropa itu senang melihat hutan tropis dan orang utan itu satusatunya di Indonesia,” tegasnya.

Ditambahkannya, Danau Toba sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata nasional oleh pemerintah pusat. Tetapi,  yang perlu diingat turis mancanegara tidak hanya datang ke Danau Toba melainkan ke lokasi wisata lain seperti Bukit Lawang, Berastagi dan akan makan dan membeli oleholeh di Medan.

“Kenapa jalan yang berlubang sedikit saja tidak mau langsung ditambal, tetapi dibiarkan hingga membesar. Persoalan beban muatan yang melintas melebihi muatan hingga merusak jalan, maka harus ada tindakan tegas dari aparat setempat atau ditingkatkan menjadi jalan negara. Dan kalau memang mau dialihkan ke jalan negara, maka pemerintah daerah harus benarbenar menghitung berapa kalkulasi investasi ke arah sana. Jika kondisi jalan tidak bagus saja bisa mendatangkn turis, maka jika jalan sudah bagus bertambah berapa,” tambahnya. (h02/C)



Tags: infrastruktur  
 

Internasional

FDS Jangan Jadi Sarana Ben...

MEDAN (Waspada): Guru Besar Universitas Islam Negeri ...

Pemprovsu Diminta Beri Jam...

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (...

9 Pejabat Eselon III Disna...

MEDAN (Waspada): Sekdaprovsu Hasban Ritonga melantik ...

Sosialisasi Perda Tentang ...

MEDAN (Waspada): Keberadaan peraturan daerah (Perda) ...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada