Top Stories

Panwascam Diancam Penjara Dan Denda
Hampir Seluruh Sungai Alami Kerusakan
Korupsi Masih Jadi Duri Dalam Pembangunan
PKL Di Seputaran Stadion Teladan Ditertibkan 
Masyarakat Simalingkar Akan Buktikan Miliki Alas Hak

Opini

Hanya Tempat Parkir Yang Nyaman Digunakan

SEPERTI  biasanya, Aprilia, yang merupakan seorang ibu rumah tangga  selalu memarkirkan kendaraannya...

Orangtua Kecewa, Polisi Belum Ungkap Pelaku

MEDAN (Waspada): Kasus pembunuhan terhadap Johanes L. Gultom, siswa kelas 1 SMAN 11 Jl. Pertiwi, Kel...

Panwascam Diancam Penjara Dan Denda

MEDAN (Waspada): Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) diingatkan untuk bekerja maksimal. Karena me...

Hampir Seluruh Sungai Alami Kerusakan

MEDAN (Waspada): Hampir seluruh sungai di Tanah Air, termasuk Sungai Deli, mengalami kerusakan. Anta...

Korupsi Masih Jadi Duri Dalam Pembangunan

MEDAN (Waspada) : Korupsi dinilai masih menjadi duri dalam pembangunan di Indonesia. Anggaran negara...

PKL Di Seputaran Stadion Teladan Ditertibkan 

MEDAN (Waspada): Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan menertibkan seluruh Pedagang Kaki Lima...

Masyarakat Simalingkar Akan Buktikan Miliki Alas Hak

MEDAN (Waspada): Masyarakat Desa Simalingkar A Dusun III, Kuala Bekala, Kec. Pancurbatu, Kab. Delise...

Mimbar Jumat

Hanya Tempat Park...

SEPERTI  biasanya, Aprilia, yang me...

Orangtua Kecewa, ...

MEDAN (Waspada): Kasus pembunuhan t...

Panwascam Diancam...

MEDAN (Waspada): Panitia Pengawas K...

Hampir Seluruh Su...

MEDAN (Waspada): Hampir seluruh sun...

Lentera

Hanya Tempat Park...

SEPERTI  biasanya, Aprilia, yang me...

Orangtua Kecewa, ...

MEDAN (Waspada): Kasus pembunuhan t...

Panwascam Diancam...

MEDAN (Waspada): Panitia Pengawas K...

Hampir Seluruh Su...

MEDAN (Waspada): Hampir seluruh sun...

Lentera Ramadhan

Hanya Tempat Park...

SEPERTI  biasanya, Aprilia, yang me...

Orangtua Kecewa, ...

MEDAN (Waspada): Kasus pembunuhan t...

Panwascam Diancam...

MEDAN (Waspada): Panitia Pengawas K...

Hampir Seluruh Su...

MEDAN (Waspada): Hampir seluruh sun...

Banner
Polisi Gerebek Kampung Narkoba Kutalimbaru
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 12 September 2017 05:41   
Share

MEDAN (Waspada): Sejumlah rumah di Dusun III Adios Desa Sei Mencirim, Kec. Kutalimbaru, yang dijadikan sebagai lokasi peredaran dan mengkonsumsi narkoba, digerebek sejumlah personel Polrestabes Medan.

Dari kawasan kampung narkoba tersebut, polisi mengamankan 8 bandar Narkoba, 2 pemilik mesin judi jackpot, 31 gram sabusabu, timbangan elektrik, dan 2 senapan angin yang digunakan untuk menakutnakuti petugas kepolisian. Lokasi tersebut juga pernah digerebek oleh aparat kepolisian pada tahun 2014.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, didampingi Kabag Ops AKBP Doni Satria Sembiring, Wakasat Narkoba Kompol Yudi Frianto, dan Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu, Senin (11/9) mengatakan, enam tersangka diamankan terkait narkoba yakni, IGS, MT, TG, T, RT dan AF.

“Dua tersangka lainnya yang kita amankan terlibat kasus perjudian (pemilik mesin jackpot) berinisial BS dan W,” ujar AKBP Tatan.

Menurut Tatan, lokasi tersebut pernah digerebek pada tahun 2014, namun warga sempat melakukan perlawanan pada petugas, sehingga hasilnya tidak maksimal. Kali ini, dengan kekuatan maksimal petugas dapat mengamankan para tersangka narkoba dan judi jackpot.

Dari lokasi, petugas juga mengamankan barang bukti 31,9 gram sabu, 5 unit timbangan elektrik, 7 unit mesin judi jackpot, 8 unit sepedamotor, 1 alat isap sabu, dan 40 keping koin. “Kita akan terus melakukan perlawanan terhadap pelaku narkoba. Bukan zamannya lagi takut pada bandar narkoba. Begitu juga dengan aparat yang terlibat, akan kita tindak tegas,” sebut Tatan.

Sementara itu, salah seorang bandar narkoba berinisial IGS saat diwawancarai  wartawan, mengaku sudah setahun lalu dirinya menyediakan lapak dan alat isap sabu bagi pengguna narkoba di wilayah itu.

Ada 4 bilik berukuran 1x1 meter yang sengaja disewakan bagi para pecandu sabusabu. “Saya hanya menyediakan tempat dan alat isap sabu saja. Kalau sabu biasa mereka dapat dari luar,” sebut pria bertubuh kekar ini.

Untuk tempat, kata dia, biasa dikenakan tarif Rp5.000. Begitu juga dengan alat isap sabu dibanderol Rp5.000 untuk sekali pakai saja. Perharinya, keuntungan yang didapatkannya dari menyewakan alat dan tempat mencapai Rp80 ribu sampai Rp100 ribu.

Kedelapan bandar dan pengedar narkoba, serta pemilik mesin judi tersebut, dijebloskan ke dalam sel Polrestabes Medan. (h04/I)

 



Tags: narkoba  
 

Internasional

Mendagri Harusnya Mengund...

MEDAN (Waspada): Saat ini nyaris semua kepala daerah ...

Hanya Tempat Parkir Yang N...

SEPERTI  biasanya, Aprilia, yang merupakan seorang ib...

Orangtua Kecewa, Polisi B...

MEDAN (Waspada): Kasus pembunuhan terhadap Johanes L....

Panwascam Diancam Penjara ...

MEDAN (Waspada): Panitia Pengawas Kecamatan (Panwasca...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada